Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 13-11-2021
  • 792 Kali

Disparbudpora Agendakan Pembinaan Pokdarwis di Masalembu

Media Center, Sabtu ( 13/11 ) Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengagendakan melakukan pembinaan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di Kecamatan Kepulauan Masalembu, yakni di Desa Masakambing.

“Pembinaan Pokdarwis di Desa Masakambing, Kecamatan/Kepulauan Masalembu, direncanakan dilakukan akhir November atau awal Desember 2021. Dengan catatan, kalau cuaca laut memungkinkan untuk berlayar,” kata Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata Disparbudpora Kabupaten Sumenep, Imam Buchori.

Desa Masakambing dipilih menjadi salah satu desa yang akan dilakukan pembinaan Pokdarwis, karena Desa Masakambing telah ditetapkan sebagai kawasan ekosistem esensial, tujuannya untuk memberikan perlindungan kepada satwa langka yang kebetulan lahannya berada di lahan masyarakat bukan berada di hutan lindung atau di bawah kawasan lindung marga satwa yang dikelola pemerintah.

“Satwa langka yang dilindungi di Masakambing adalah Burung Kaka Tua Jambul Kuning sub Spesies Abbotti. Dari sisi jumlah satwa sekarang sangat memprihatinkan, karena selama ini masyarakat beranggapan burung tersebut seperti hama, karena mengganggu proses tanam yang dilakukan masyarakat,” tuturnya.

Satwa langka itu, lanjut Imam, saat ini berada di areal masyarakat bukan di kawasan milik pemerintah. Sehingga pola kerja sama perlindungan terhadap marga satwa itu butuh adanya kolaborasi oleh beberapa instansi baik di tingkat provinsi maupun kabupaten.

“Disparbudpora yang menjadi bagian dari unsur kolaborasi mengagendakan pembinaan Pokdarwis di Desa tersebut dalam rangka membangun bagian yang bisa menciptakan situasi kondusif bagi tumbuh kembangnya ekonomi masyarakat, dengan kata lain kawasan ekosistem esensial ini diharapkan nanti bisa menumbuhkan tingkat kesejahteraan masyarakat. Namun, di sisi lain juga sebagai tujuan dasarnya adalah memberikan perlindungan terhadap satwa langka burung kaka tua jambul kuning sub spesies abbotti,” tandasnya.

Imam berharap, dengan adanya pembinaan Pokdarwis itu masyarakat di Kecamatan/Kepulauan Masalembu khususnya di Desa Masakambing, akan tumbuh rasa mencintai dan memiliki terhadap keberadaan hewan tersebut.

"Karena nantinya bisa menjadi kawasan wisata burung kaka tua jambul kuning sub spesies abbotti itu," tandasnya.

Untuk diketahui, yang menjadi sasaran pembinaan Pokdarwis tahun ini ada tiga desa, yakni dua desa di kepulauan dan satu desa di daratan.

Dari tiga desa itu, baru dua desa yang sudah dilakukan pembinaan Pokdarwis, yakni Desa Sapeken, Kecamatan/Kepulauan Sapeken, dan di Desa Kebundadap Timur, Kecamatan Saronggi, tepatnya di lokasi wisata mangrove kedatim, yang telah dilaksanakan Rabu (10/11/2021) kemarin.

Sedangkan di Kabupaten Sumenep terdapat 19 Pokdarwis yang sudah ber-SK dan dikukuhkan. Semuanya berada di 19 desa. Sementara yang masih dalam proses ada 3 desa. ( Nita, Fer )