News Room, Selasa ( 02/10 ) Bertempat di Pendopo Kantor Camat Arjasa, Senin kemarin (01/10). Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumenep menggelar sosialisasi mekanisme dan prosedur penempatan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke luar negeri yang dihadiri Muspika, Kades, Sekdes, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan tokoh agama. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumenep, Drs. Ec. H. Didik Untung Samsidi, MM yang didampingi beberapa staf dari Disnakertrans dalam sambutannya mengatakan, pengiriman TKI ke luar negeri adalah untuk mengurangi pengangguran dan penempatan TKI merupakan salah satu alternatif yang secara akomulatif dilakukan, guna memfasilitasi pendistribusian tenaga kerja bagi pencari kerja keluar negeri maupun dalam negeri. Selanjutnya H. Didik Untung mengatakan, Kecamatan Arjasa dan pada umumnya masyarakat Pulau Kangean sangat dominan pengiriman TKI keluar negeri, terutama ke negeri Jiran Malaysia, Brunai Darussalaman, Singapura, baik melalui jalur legal maupun illegal. Pengiriman TKI terbanyak umumnya diiming-imingi janji-janji yang berlipat ganda oleh para calo TKI yang tidak bertanggung jawab, dan akhirnya terjebak oleh pidana, dan bahkan sampai meninggal dunia di negara tujuan. Karenanya, diharapkan kepada seluruh masyarakat yang berminat bekerja keluar negeri harus melalui jalur resmi, agar tidak berisiko terhadap dirinya, dan sebaliknya melalui jalur legal memberikan kepuasan dan keuntungan devisa terhadap negara. Sementara dalam kesempatan tersebut Camat Arjasa, Purwo Edi Prawito, S.STP megucapkan perhargaan setinggi-tingginya kepada Kadisnakertrans yang telah melakukan sosialisasi tersebut, karena kepulauan Kangean yang sebagian besar masyarkatnya menjadi TKI ke luar negeri, dituntut menjadi tenaga kerja professional yang handal dan senantiasa memberikan manfaat bagi Desanya masing-masing. ( JuP-32, Fery )