Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 20-06-2016
  • 555 Kali

Disnak Respon Harapan Bupati, Cari Solusi Naiknya Harga Daging

News Room, Selasa ( 21/06 ) Anjuran Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si agar Dinas Peternakan Kabupaten Sumenep untuk mencari solusi berkaitan dengan naiknya harga daging yang mencapai Rp. 100.000,00 lebih, menjadi perhatian Dinas Peternakan setempat untuk menindak lanjuti persoalan tersebut. 

Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sumenep, Ir. Arief Rusdi, M.Si kepada sejumlah wartawan usai mengikuti pembukaan Pasar Murah di depan Labeng Mesem Keraton Sumenep, Selasa (21/07) mengaku akan terus berupaya mencari solusi berkaitan dengan naiknya harga daging. 

“Kami terus berupaya untuk memenuhi apa yang diharapkan Bupati, seperti halnya yang kami lakukan pada kegiatan Pasar Murah ini dengan menjual daging sebanyak 40 kilogram dan ternyata cepat habis,” ungkapnya. 

Diakui Arief Rusdi, respon masyarakat terhadap kegiatan Pasar Murah yang dilaksanakan Dinas Peternakan dengan menjual daging yang jauh dibawa harga di pasar, ternyata sangat antusias. Terbukti, sesaat setelah dibula oleh Bupati Sumenep, standnya langsung diserbu pembeli. 

Sebab, diakui Rusdi, jika penjualan daging di Pasar Murah sangat jauh dibawa harga pasar yang saat ini mencapai Rp. 120.000,00 hingga Rp. 130.000,00 per-kilogramnya.

Sementara yang dijual di Pasar Murah hanya Rp. 80.000,00 per-kilogram, yang berarti selisih antara Rp. 40.000,00 hingga Rp. 50.000,00. 

“Ke depan tetap akan kami coba untuk memperbanyak penjualan daging sesuai harapan Bupati atas animo masyarakat,”tandasnya. 

Kadisnak Sumenep ini juga mengaku terus berupaya menyosialisasikan kepada para peternak di Sumenep untuk menekan cost yang dikeluarkan untuk usaha ternaknya. 

Meskipun diakui, untuk menekan harga daging yang sangat tinggi di pasarsan sangat sulit, karena para pedagang juga berdalih tidak bisa menurunkan harga daging, karena harga ternaknya yang juga tinggi. 

“Jadi, hanya dengan melaksanakan Pasar Murah tersebut, setidaknya bisa mengurangi kesulitan masyarakat akan tingginya harga daging,”pungkasnya. ( Ren, Esha )