Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 06-02-2012
  • 678 Kali

Dishutbun Respon Budidaya Madu Lebah Desa Tanamerah

News Room, Selasa ( 07/02 ) Budidaya madu lebah di Sumenep memiliki potensi bisnis yang luar biasa, sehingga perlu peningkatan budi daya dan penangkaran lebah madu yang selama ini masih banyak dilakukan secara terbuka dan individu. Karena itu, Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Sumenep melakukan pembinaan dan pendampingan bagi pembudi daya lebah madu. Seperti halnya yang dilakukan di Desa Tanamerah Kecamatan Saronggi, Selasa (07/02). Dishutbun Sumenep melihat dan mendata pembudi daya lebah madu yang cukup banyak di desa tersebut. Hanya saja, masih belum dikelola dengan baik dan hanya ada di rumah-rumah warga dengan sederhana. Kepala Bidang Agrobis Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Sumenep, Ir. Abdul Hamid kepada News Room disela-sela kunjungannya di Desa Tanamerah mengungkapkan, banyaknya budidaya lebah madu yang ada selama ini memang hanya dikelola secara mandiri oleh masyarakat. “Kami berkunjung ke bawah untuk melihat potensi budidaya lebah madu yang ada, sehingga nantinya bisa dilakukan pembinaan bagaimana mengembangkan lebah madu agar memiliki kwalitas dan produksi yang lebih baik,”ujarnya. Dijelaskan, selama ini di sejumlah lokasi di Sumenep sudah banyak yang mengembangkan budidaya madu lebah secara berkelompok. Sebab, jika dilakukan dengan cara berkelompok, masyarakat bisa lebih memiliki akses yang lebih luas, baik dalam budidaya maupun pemasarannya. Sementara itu Kepala Desa Tanamerah, Suro mengaku bangga dengan upaya Dishutbun Sumenep yang melakukan peninjauan kepada masyarakat pembudidaya di Desanya. Diharapkan dengan kunjungannya itu ada tindak lanjut untuk pengembangan budidaya madu lebah. “Sebab, selama ini ada sekitar 20 orang di Desa kami yang membudidaya madu lebah, jika mereka dikoordinir untuk menjadi kelompok pembudi aya lebah madu, maka akan lebih bagus,”pungkasnya. ( Ren, Esha )