News Room, Kamis ( 28/08 ) Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Sumenep, melakukan evaluasi dan monitoring ke beberapa gudang pembeli tembakau di Sumenep. Seperti yang dilakukan ke gudang milik PT.Gudang Garam di Desa Patean Kecamatan Kota dan Kecamatan Guluk-Guluk, kamis siang (28/08). Menurut Kepala Dishutbun Sumenep, Ir.H.Moh. Dail, MM disela-sela kunjungannya di Gudang Desa Patean mengungkapkan pihaknya melakukan evaluasi dan monitoring itu untuk melihat perkembangan pembelian tataniaga tembakau di Sumenep. “ Ternyata ketika kita tinjau di lapangan pihak gudang masih tetap menerimah tembakau dari petani. kwalitas tembakau petani pun cukup bagus. Sehingga tahun ini petani lebih utung dari pada tahun lalu.†Ujar Dail. Disamping itu menurut Dail, masa tanam dan masa panen tahun ini tidak serentak. Jadi pembelian sejak pembukaan hingga saat ini berjalan teratur dan tidak menumpuk di gudang. menurut Dail, Keseluruhan 80% hasil panen tembakau, kebanyakan sudah selesai untuk daerah tegal gunung, dan selebihnya yang 20% lahan sawah. Namun kita harapkan bisa terserap juga. Tetapi hendaknya petani tetap bersabar untuk tetap menjaga kwalitas, dan tidak buru-buru dipanen apabila belum waktunya. Hal senada juga diungkapkan Kuasa Pembelian Gudang Garam Patean Sumenep, Fredy Kustianto mengaku sejak buka pembelian tembakau saat ini cukup bagus, begitu pun dengan harganya, sebab Harga tembakau tergantung kwalitasnya. Jika kwalitasnya bagus maka harganya akan naik pula. “Saat ini kita sudah menerima sekitar 2.000 ton, dan masih tetap menerimah. Bahkan pemasukan saat ini lebih bagus dan tertib. Dibandingkan tahun lalu kondisinya terbailik. Jika dulu dari 1000 ton yang masuk paling 10% yang bisa diterima, Namun sekarang hampir 90% dari semua tembakau yang masuk bisa diterima gudang,†tegasnya. Dalam pantauan news room sebagian besar tembakau yang sudah di panen di daerah Kecamatan Guluk-Guluk, Pasongsongan, Dasuk dan sebagainya. Sedangkan lahan sawah yang banyak belum dipanen di antaranya Kecamatan Kota, Lenteng, Gapura, Batang-Batang dan Batu-Putih.(Ren,Gun)