News Room, Selasa ( 19/06 ) Pelaksanaan perekaman Elektronik Kartu Tanda Penduduk (E-KTP) khususnya di daerah Kepulauan di Kabupaten Sumenep, hingga saat ini dinilai masih berjalan lancar. Meskipun kendala utama yang sempat menjadi kekhawatiran karena, di sejumlah Kepulauan tersebut tidak ada aliran listrik, khususnya di siang hari. Sehingga dilakukan antisipasi dengan menggunakan jenset untuk melancarkan perekaman E-KTP, yang dimulai sejak pukul 07.00 hingga 17.00 WIB sore, setelah itu untuk malam hari di wilayah yang memiliki aliran listrik dari PLN menggunakan listrik hingga pukul 22.00 WIB. Kepala Bidang Pelayanan dan Dukumentasi Dinas Kependukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sumenep, H. Fajar Amsari, mengungkapkan, karena memakai jenset biaya harus bertambah, anggaran sekitar 20 liter lebih perbulan. “Syukurlah, kami dapat dana pinjaman dan PAK nanti juga akan dianggarkan untuk menutupi kekurangan anggaran tersebut.” ungkapnya. Pihaknya juga berharap pelaksanaan E-KTP tetap lancar. Khususnya terkait dengan gangguan jaringan. Sehingga, diharapkan pada Oktober 2012 yang menjadi deadline pelaksanaan E-KTP di Kabupaten Sumenep tercapai. Diakui pula, untuk di Kepulauan perekaman tidak bisa dilakukan ke desa-desa, sebab di samping listriknya tidak ada dan peralatannya dikhawatirkan rusak, apabila harus terus dibawa menyeberang laut untuk sampai ke desa-desa di Kepulauan tersebut. “Sesuai hasil sementara sampai saat ini pelaksanaan E-KTP di Kabupaten Sumenep sudah mencapai 20,39%, kami optimis pelaksanaannya akan selesai sesuai waktunya. Jika tidak, kami akan minta perpanjangan waktu karena kendala geografis di Sumenep.”pungkasnya. ( Ren, Fery )