Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 12-02-2020
  • 771 Kali

Disdik Sumenep Rencanakan Merger Sejumlah Sekolah Dasar

Media Center, Rabu ( 12/02 ) Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep tahun ini berencana menggabungkan atau merger sejumlah Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang kekurangan murid.

Hal tersebut ditegaskan Kepala Bidang Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Abdul Kadir kepada Media Center, Rabu (12/02/2020).

Menurutnya, merger Sekolah Dasar ini merupakan langkah efisiensi pengeluaran operasional sekolah, karena keberadaannya dinilai tidak efektif, peserta didik maupun sarana prasarana juga minim.

"Jika SD seperti itu dipertahankan, maka hasilnya tidak memenuhi delapan Standar Nasional Pendidikan Indonesia (SNPI), bahkan bisa menghambat tenaga pendidik yang mengajar mendapatkan sertifikasi guru, karena sekolahnya itu tidak memenuhi syarat," ungkap Kadir, 

Menurut Kadir, saat ini banyak tumbuh Sekolah Dasar swasta dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang lebih diminati masyarakat, sehingga keberadaan SD Negeri semakin tertinggal dan minim murid.

Karena itu, Kadir berharap merger Sekolah Dasar menjadi strategi meningkatkan kualitas pendidikan SD. Dan tahun ini ada empat SD Negeri yang akan diusulkan digabung, yaitu SDN Pagarbatu 3, Kecamatan Saronggi, SDN Tambak Agung Timur 1, Kecamatan Ambunten, SDN Basoka 3, Kecamatan Rubaru, dan SDN Legung Timur 3, Kecamatan Batang-batang, sedangkan yang akan ditutup tahun ini, yaitu SDN Pakandangan Tengah, Kecamatan Bluto.

"Kami harapkan nantinya merger ini bisa segera direalisasikan, agar kualitas pendidikan bisa terwujud," tambahnya. ( Ren, Esha/Fer )