News Room, Selasa ( 13/01 ) Disamping terus menggalakkan program Keaksaraan Fungsional (KF) di tahun 2015 ini, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep juga berupaya untuk terus menjalin kerjsama dengan institusi lain dalam upaya meningkatkan sumber daya manusia yang memadai untuk turut serta meningkatkan indek pembangunan ekonomi. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep melalui Kepala Bidang Pendidikan Luar Sekolah (PLS), Drs. Misbahul Munir, M.Si kepada News Room, Selasa (13/01) mengungkapkan, kerjasama yang dijalin sebelumnya, seperti dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Badan Pemgembangan Sumberdaya Manusia (SDM) Kelautan dan Perikanan Pusat. ¡°Yakni dengan melaksanakan program Dukungan Tenaga Pendidikan Pada Sekolah Lapang (PDTPSL) di Kabupaten Sumenep, yang ditempatkan di 4 lembaga pendidikan non formal,¡±ungkapnya. Dijelaskan, ke 4 lembaga pendidikan non formal yang ditempatkan untuk kegiatan PDTPSL yakni 2 lembaga di Kecamatan Dungkek, 1 di Kecamatan Saronggi, dan 1 lagi di Kecamatan Bluto. Dalam program yang dilaksanakan selama 6 bulan tersebut, berakhir tanggal 31 Desember 2014 lalu. Kegiatan dilaksanakan dengan memberikan pendidikan berkaitan dengan teknis pengelolaan kelautan dan perikanan pada 4 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang melaksanakan pendidikan Paket B dan C. Sedangkan yang berjalan hingga saat ini budidaya air tawar berupa ikan lele. ¡°Karena itu, kami berharap di tahun berikutnya kembali ada program yang sama, agar masyarakat buta aksara bisa belajar sambil mendapat ketrampilan dan penghasilan,¡±tambahnya. ( Ren, Esha )