News Room, Selasa ( 09/06 ) Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Sumenep, akan memberdayakan masyarakat Pulau Gili Labak melalui pengembangan pariwisata.
Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Sumenep, Sufiyanto menjelaskan, dalam pengembangan sebuah lokasi wisata, tidak hanya fokus pada obyek wisata. Namun, harus ada dampak positif pada warga setempat, utamanya ekonomi masyarakat.
"Makanya, dalam pengembangan wisata Pulau Gili Labak, perlu pemberdayaan masyarakatnya terlebih dahulu,”kata Sufiyanto, Selasa (09/06).
Dalam rencana pengembangan wisata Pulau Gili Labak, pihaknya akan memulai dengan program pemberdayaan masyarakat dalam rangka pengembangan wisata Pulau Gili Labak yang bekerjasama dengan Provinsi Jawa Timur.
“Program itu, kerjasama pemerintah Kabupaten dengan Pemprov. Rencananya, akan dilakukan pada akhir bulan Juni ini,”terangnya.
Ia mengungkapkan, bentuk programnya, selain masyarakat Pulau Gili Labak diberi pemahaman pariwisata, semisal bagaimana memperlakukan tamu atau wisatawan yang datang, juga akan dibantu dengan alat-alat yang dapat mengangkat kesejehteraan ekonomi mereka.
“Misalnya, alat membuat kerajinan khas Pulau Gili Labak, alat-alat memasak yang layak untuk para wisatawan. Nah, masyarakat disana (Pulau Gili Labak, red) akan diberi pembinaan dan pelatihan yang berkaitan dengan pariwisata, sekaligus yang menunjang terhadap ekonomi mereka,”ungkapnya. ( Nita, Esha )