Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 18-07-2011
  • 655 Kali

Direktur Komersial PT. Petrokimia Lakukan Panen Raya Demplot

News Room, Senin ( 18/07 ) Panen Raya Demplot di Kabupaten Sumenep merupakan salah satu dari 29 lokasi pengkajian aplikasi petroganik dan phonska di Jawa Timur yang dilakukan PT. Petrokimia Gresik. Nugroho Porwanto Direktur Komersial PT. Petrokimia Gresik pada acara panen raya di lapangan Desa Braji Kecamatan Gapura mengatakan, demontrasi plot penggunaan pupuk phonska dan petroganik pada tanaman padi yang dilaksanakan di Sumenep, bertujuan untuk memberikan contoh penggunaan pupuk berimbang, baik pupuk an-organik maupun pupuk organik, sehingga produksi pertanian dan pendapatan petani meningkat, bahkan program ketahanan pangan bisa dicapai serta kesuburan tanah juga meningkat. ”Pada tahun 2011, PT. Petrokimia Gresik melakukan kerja sama dengan BBP2TP untuk melakukan pengkajian aplikasi petroganik dan phonska pada tanaman padi di 82 titik disetiap Kabupaten di Jawa,”tegasnya. Nugroho Purwanto menyatakan, hasil penelitian Balai Penelitian Tanah Bogor tahun 2003, sebagian besar lahan sawah di Indonesia telah mengalami penurunan kesuburan yang ditandai dengan kandungan bahan organik tanah di bawah 2 persen. Sedangkan untuk pertumbuhan tanaman yang optimum kandungan bahan organik tanah diperlukan 5 persen. Karena itu, dengan kondisi kesuburan tanah dibawah 2 persen, perlu upaya yang serius dan terpadu dari seluruh komponen bangsa untuk mengembalkan kesuburan tanagh, dengan mmeebrikan bahan organik sekaligus meningkatkan produktifitas dan mutu pertanian dengan memberikan pupuk an-organik. ”Pupuk organik bukan untuk menggantikan pupuk an-organik, tapi untuk melengkapi penggunaan pupuk an-organik. Pupuk an-organik, seperti Urea, ZA, SP-36, dan NPK Phonska mengandung unsur makro nitrogen, phosphor, kalium dan sulfur yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman, serta ketahanan terhadap serangan hama dan penyakit ditengah kondidi anomali iklim,”ungkapnya. ( Yasik, Esha )