News Room, Kamis ( 14/08 ) Untuk Mencegah peredaran Mamin (Makanan dan Minuman) Kadaluwarsa dan tidak layak dikonsumsi, Dinas Kesehatan Provisi Jawa Timur bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep menggelar Sosialisasi Makanan dan Minuman mejelang Puasa dan Lebaran kepada produsen serta distributor Makan dan Minuman yang ada di Sumenep, di Ruang Rapat PMI kabupaten Sumenep kemarin (13/08). Saat dikonfirmasi News Room seusai acara Kepala Seksi Makanan dan Minuman Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Timur Dra. Elizabelt,S.Apt mengatakan pada Bulan Ramadlan dan Lebaran permintaan terhadap produk mamin melonjak tajam, momentum tersebut biasanya dimanfaatkan oleh produsen dan distributor dengan menjual mamin kadaluwarsa untuk memperoleh keuntungan lebih besar. “Dengan Adanya Sosialisasi diharapkan kesadaran para produsen dan disributor untuk tidak menjual produk yang kadaluwarsa karena selain melanggar †papar Kepala Seksi yang merupakan Lulusan apoteker tersebut. Selain maraknya peredaran mamin kadaluwarsa pada bulan Ramadhan dan Lebaran juga muncul produsen mamin musiman yang keberadaannya tidak bisa terpantau, oleh karena itu Elizabelt juga menghimbau kepada seluruh produsen mamin untuk mendaftarkan produknya ke Dinas Kesehatan agar keberadaan mamin yang beredar dapat terpantau oleh dinas kesehatan. “Itu dilakukan semata-mata untuk menjaga masyarakat dari bahaya produk mamin yang tidak memenuhi stndard kesehatan†pungkas pejabat Dinkes Prov tesebut.( Gun )