Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 13-12-2019
  • 685 Kali

Dinkes Petakan Wilayah Perkotaan Sumenep Rawan DBD

Media Center, Jum'at ( 13/12 ) Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep memetakan wilayah perkotaan menjadi daerah paling rawan penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, Kusmawati mengakui, wilayah perkotaan menjadi daerah paling rawan penyebaran DBD disebabkan masyarakatnya dari berbagai kalangan bertempat tinggal di Kota.

"Perkotaan menjadi lokasi masyarakat pendatang semisal pemulung yang tidak memiliki tempat penampungan, sehingga banyak sampah yang dikumpulkan menjadi sarang berkembangbiaknya nyamuk," ungkap Kusmawati, Jum'at (13/11/2019).

Menurutnya, saat ini Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep terus gencar melakukan sosialisasi Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) minimal sekali dalam seminggu kepada masyarakat.

Kusmawati mengingatkan pentingnya PSN, yakni meliputi gerakan 3M plus di antaranya, membersihkan bak mandi, menutup tempat penampungan air dan mengubur sampah. Selama ini kegiatan PSN menjadi faktor utama menurunkan kasus DBD.

Disamping itu menurut Kusmawati, masyarakat juga harus memulai melakukan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta meningkatkan konsumsi makanan bergizi untuk menjaga daya tahan tubuh dari serangan nyamuk DBD.

"Kami sarankan masyarakat senantiasa mengonsumsi makanan bergizi agar daya tahan tubuh mampu menangkal serangan DBD," pungkasnya. ( Ren, Fer )