News Room, Sabtu ( 25/12 ) Menyikapi hujan debu yang melanda sebagian wilayah Kabupaten Sumenep, sejak tiga hari lalu, Dinas Kesehatan setempat mengimbau warga supaya menggunakan masker, ketika bepergian. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, dr. H. Dzulkifli Mahmudz, M.Si menjelaskan, hujan debu di Sumenep ini masih tergolong normal, meski demikian warga tetap diminta untuk waspada dengan memakai pelindung disaat keluar rumah, utamanya ketika mengendarai sepeda motor. “Debu yang turun itu sangat halus, dan mudah masuk kerongga hidung melalui pernafasan. Kami anjurkan warga menggunakan masker atau kain pelindung lainnya, agar kondisi tubuh tidak terganggu,” kata dr. H. Kifli, ketika dihubungi melalui telepon genggamnya, Sabtu (25/12/2010). Ia juga mengungkapkan, saat ini yang harus dilakukan warga Sumenep adalah menjaga kondisi tubuh tetap stabil. “Masker atau kain pelindung penting untuk dipakai, dikala hujan debu seperti sekarang ini. Kalau tidak, debu itu akan masuk ketubuh dan kesehatan kita bisa terganggu,”ujarnya. Demi menjaga kesehatan warga, kata dr. H. Kifli, pihaknya sudah menginstruksikan pada seluruh pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) di Sumenep, supaya menyediakan masker. “Sejak kemarin, kami minta petugas puskesmas agar menyediakan masker. Itu untuk siap siaga kalau nantinya intensitas hujan debu terus meningkat. Sebab, kalau hujan debu ini terjadi selama sepekan, diperkirakan bisa mengganggu kesehatan warga Sumenep,”ungkapnya. Sebelumnya, hujan debu mulai melanda wilayah Kabupaten Sumenep, sejak Kamis (23/12) kemarin. Awalnya, hujan debu itu terjadi di Kepulauan Giliraja, namun saat ini hujan debu hampir melanda sebagian besar wilayah daratan Sumenep. ( Nita, Esha )