News Room, Rabu ( 05/12 ) Dinas Sosial Kabupaten Sumenep bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Sumenep menggelar kegiatan sosial donor darah sukarela dan Sosialisasi Penggalangan Donor Darah Sukarela tahun 2012 di Kantor Nadhlatul Ulama (NU) Cabang Sumenep, Rabu (05/12). Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumenep, Drs. H. Koesman Hadie, M.Si pada kegiatan sosialisasi yang diikuti para Pengurus NU tersebut mengungapkan, perlunya memberikan pemahaman terhadap masyarakat terkait dengan kegiatan donor darah sukarela yang selama ini masih banyak masyarakat yang menilai negatif. “Karena itu, dengan mengajak pihak terkait, baik dari para medis, tokoh Ulama, dan unsur lainnya yang berkompeten di masyarakat, akan mampu memberikan penyadaran pentingnya donor darah terhadap kemaslahatan hidup masyarakat,”uajrnya. Sebab, tegas H. Koesman Hadie, dengan setitik darah yang disumbangkan untuk kepentingan masyarakat yang membutuhkan darah dengan mendesak, akan memiliki nilai dan manfaat yang tidak sedikit bagi kepentingan dan kebutuhan masyarakat. Untuk itu pihaknya, akan terus memprogramkan kegiatan sosialisasi dan kegiatan donor darah suka rela yang sudah dilakukan setiap tahun. Baik yang dilakukan ke sejumlah lembaga pendidikan, Pondok Pesantren serta organisasi keagamaan dan kemasyarakatan yang ada di Kabupaten Sumenep. Seperti halnya kegiatan yang dilaksanakan saat ini pada pengurus Nadhlatul Ulama Cabang Sumenep, bahkan tidak hanya di tingkat Kabupaten, namun nantinya akan dilanjutkan ke Kecamatan Saronggi. Dan diharapkan hal itu akan terus dilakukan di tempat lainnya pada tahun-tahun berikutnya. Sementara Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Cabang Sumenep, dr. H. Moh. Saleh, As pemberian sosialisasi kepada masyarakat seperti halnya yang dilakukan Dinas Sosial yang bekerjasama dengan PMI diharapkan terus ditindak lanjuti. Sebab, selama ini pihaknya harus terus berupaya bagaimana mencukupi kebutuhan stok darah di UTD PMI Cabang Sumenep, yang saat ini masih jauh dari cukup sesuai kebutuhan masyarakat yang ada. Karena idialnya, PMI membutuhkan pendonor darah 2 persen dari jumlah penduduk yang ada. sementara di Kabupaten Sumenep hingga saat ini masih jauh dari yang diharapkan. “Mudah-mudahan dengan kegiatan sosialisasi donor darah sukarela yang digalakkan bersama Dinas Sosial ini dapat menyentuh kesadaran masyarakat,”tambahnya. (Ren,Esha)