News Room, Kamis ( 06/08 ) Dinas PU Pengairan Kabupaten Sumenep mewaspadai ketersediaan air untuk lahan pertanian di musim kemarau, seiring perkiraan dampak badai El Nino di wilayah Jawa Timur yang mengakibatkan curah hujan menurun. Kepala Dinas PU Pengairan Kabupaten Sumenep, Ir. Moh. Jakfar, MM mengatakan, untuk mewaspadai musim kemarau, pihaknya memang sudah melakukan antisipasi, agar petani tidak kesulitan untuk memenuhi kebutuhan air dilahan pertaniannya. Langkah antispasi itu diantaranya, menekan petani mengurangi pemakaian kebutuhan air di areal lahan pertaniannya, itu dilakukan demi menghemat ketersediaan air beberapa bulan kedepan. Selain itu, juga menyediakan 4 pompa mesin air dan peralatannya, jika di sejumlah Desa sangat kesulitan untuk mendapatkan air. â€ÂPompa air itu merupakan bantuan dari Pemerintah Propinsi Jawa Timur tahun 2008 lalu, dan kami siap kapan saja untuk memberikan bantuan pinjaman pompa air itu. Dengan cacatan, baik petani dan HIPPA untuk meminjamnya harus mengajukan proposal, sebab mesin itu sifatnya pinjaman saja, dan penggunaannya secara bergiliran,â€Âtegasnya. Moh. Jakfar berharap, selama musim kemarau UPTD instasinya harus lebih proaktif berkunjung kelapangan guna memantau ketersediaan air di wilayahnya. Bahkan, pimpinan UPTD tersebut segera melaporkan jika ada kejadian areal lahan pertanian yang kekeringan, sehingga pihaknya bisa secepatnya memberikan bantuan. (Yasik, Esha )