News Room, Kamis ( 04/02 ) Dalam rangka mensukseskan program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) di Kabupaten Sumenep, Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Sumenep, telah mempersiapkan Kelompok Kerja Masyarakat (KKM) yang bertugas di lokasi sebagai Badan Pengelola Sarana Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (BP-SPAMS).
Kepala Bidang Perubahan dan Tata Ruang Dinas PU. Cipta Karya, Yugo Prayogo, ST, MT menegaskan, tahun ini Sumenep mendapat program PAMSIMAS, di 6 lokasi dengan nilai masing-maisng Rp. 220 juta yang bersumber dari APBN.
“Ini memang program pemerintah pusat untuk memenuhi kebutuhan air minum bagi masyarakat itu,”ungkapnya.
Untuk itu, pihaknya juga harus menyiapkan para petugas KKM yang merupakan warga masyarakat yang dibentuk melalui proses musyawarah desa dilokasi yang menjadi tempat program PAMSIMAS).
Disamping itu, diakui Yugo, jika program pusat ini juga harus ada pendampingan, sehingga Kabupaten Sumenep juga menyediakan dua lokasi lain yang dananya bersumber dari APBD Sumenep, sehingga total kegiatan program PAMSIMAS ada 8 lokasi.
Karena itu, ditegaskan Yugo, jika target dari kegiatan ini, agar program tersebut benar-benar berjalan dengan baik dan bisa dinikmati oleh masyarakat. Sehingga, nantinya untuk tahun-tahun berikutnya program tersebut bisa terus berlanjut.
“Semoga di tahun mendatang Sumenep mendapat lagi program serupa, bahkan bisa dicarikan lokasi di kepulauan,”tandasnya.
Dijelaskan, sasaran program PAMSIMAS tersebut yakni daerah Batang-Batang Desa Batang-batang Daya, Kecamatan Lenteng Desa Tarogan, Kecamatan Gending Desa Bataal Barat, Kecamatan Paragaan Desa Rombasan, Kecamatan Ambunten Desa Keles, dan Kecamatan Bluto Desa Aeng Dake. ( Ren, Esha )