News Room, Sabtu ( 19/01 ) Sesuai hasil pengecekan yang dilakukan oleh Tim Partisipatory Disease Surveilance Respons (PDSR), wilayah Kabupaten Sumenep dipastikan bebas dari kasus flu burung. Kepala Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Sumenep, Ir. Arief Rusdi menjelaskan, Tim PDSR Disnak Sumenep yang salah satu tugasnya untuk mendeteksi dan menangani kasus penyakit pada ternak, termasuk flu burung pada unggas, secara rutin melakukan pengecekan ke sentra peternakan ayam maupun itik sejak beberapa waktu lalu. “Pemantauan itu terhadap unggas, baik ayam maupun itik, dilakukan untuk mendeteksi sekaligus menangani kasus flu burung. Hasilnya hingga sekarang tidak ada temuan kasus flu burung. Dalam artian, Kabupaten Sumenep masih bebas dari kasus tersebut,”katanya. Arief Rusdi mengungkapkan, sentra peternakan ayam dan itik di Sumenep, tersebar di sejumlah Kecamatan di wilayah daratan, diantaranya Kecamatan Lenteng, Ganding, Dasuk, dan Kecamatan Rubaru. “Kami telah meminta para peternak ayam maupun itik untuk benar-benar menjaga kebersihan kandang, sekaligus melakukan penyemprotan disinfektan secara rutin terhadap ternaknya. Kami sediakan disinfektan secara gratis,”terangnya. Untuk menghindari munculnya kasus flu burung, Arief Rusdi meminta dukungan warga, utamanya peternak, agar memberikan laporan secepatnya, jika menemukan atau mengetahui kasus kematian ternak dalam jumlah banyak secara bersamaaan. “Kalau ada kasus seperti itu, patut diduga akibat flu burung. Secara internal, kami bersama jajaran mengintensifkan pemantauan. Semoga saja di Sumenep tidak ada kejadian kasus flu burung,”ungkapnya. ( Nita, Esha )