News Room, Rabu ( 16/09 ) Indikasi banyaknya penyebaran kasus daging busuk di pasaran, membuat Dinas Peternakan Kabupaten Sumenep juga waspada, khususnya menghadapi hari raya Idhul Fitri tahun ini. Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sumenep, melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan, H. Ainur Rasyidi, S.Pt, kepada wartawan tadi siang (16/09), mengungkapkan, pihaknya melalui petugas di lapangan selalu memantau rumah-rumah potong dan penjual daging di pasar-pasar yang ada di Sumenep. “Disamping melakukan pengawasan ke berbagai rumah potong dan pasar hewan, kami juga melakukan pengawasan di beberapa pelabuhan yang biasa dijadikan tempat pengiriman hewan maupun daging ke kepulauan dan sebagainya,†ujarnya. Bahkan, jauh hari sebelumnya, upaya untuk mengantisipasi merebaknya virus flu burung pun dilakukan, dengan membentuk Tim Participatory Deasease Surveylens and Respon (PDSR). Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi merebaknya virus flu burung yang sudah masuk ke Madura, Yakni Kabupaten Bangkalan dan Pamekasan. Sedangkan Kabupaten Sumenep sendiri masih beruntung hanya dalam siap siaga. â€ÂAdanya petugas PDSR ini sedikitnya pengendalian terhadap ancaman flu burung dapat diantisipasi dengan baik. Selain itu, jika muncul kasus yang erat kaitannya dengan penyakit hewan dapat segera diketahui dan ditangani petugas PDSR,†kata Ainur. (Ren, Adjie)