News Room, Sabtu ( 06/03 ) Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Sumenep bertekad untuk mengembangkan areal lahan tanaman jagung hibrida, dalam rangka meningkatkan hasil produksi jagung. Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Sumenep, Ir. Hari Sudarmadji, MS mengatakan, untuk meningkatkan hasil produksi jagung, memang diperlukan perluasan areal lahan tanaman, sebab petani yang memanfaatkan areal lahan tanaman untuk bibit jagung hibrida masih relatif kecil. Sampai saat ini, luas lahan tananam bibit jagung hibrida sekitar 13 persen yang fokus penanamannya dilakukan petani dan kelompok petani di 3 Kecamatan, yakni Kecamatan Ganding, Guluk-guluk dan Kecamatan Lenteng. â€ÂKalau petani di 3 Kecamatan itu mayoritas sudah mulai menanam jugung hidrida, tapi petani di Kecamatan yang lain memang ada yang menanam jagung hidrida, namun hanya sebagian saja,â€Âtegasnya. Hari Sudarmadji menyatakan, sejak saat ini, pihaknya berencana mempertajam kegiatan sosialisasi pada masyarakat petani, sehingga keinginannya untuk mengembangkan lahan tanaman jagung hidrida bisa terwujud. Terkait dengan kelompok petani yang menerima bantuan bibit jagung hidrida, menyesuaikan dengan ketersedian bibitnya, namun pihaknya merencanakan bantuan bibit jagung hibrida pada 50 kelompok yang mempunyai lahan strategis untuk tanaman jagung tersebut. â€ÂMudah-mudahan dengan pengembangan lahan tanaman jagung hibrida tersebut bisa menambah peningkatan hasil produksi jagung hibrida. ( Yasik, Esha )