News Room, Senin ( 25/06 ) Tingginya kebutuhan masyarakat dalam mengkonsumsi daging, membuat Dinas Peternakan Kabupaten Sumenep, menggelar Workshop mengenai Juru Sembelih Halal tahun 2012. Sesuai data, konsumsi daging setiap tahun mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Pada tahun 2011 misalnya, konsumsi daging masyarakat indonesia mencapai 506 juta kilogram. Wakil Bupati Sumenep pada pembukaan Workshop Juru Sembelih Halal 2012 di Hotel Utami Sumekar Sumenep, Senin (25/06) pagi, mengetakan, tingginya konsumsi daging tersebut menandakan bahwa kebutuhan daging telah menjadi bagian pokok dari konsumsi masyarakat Indonesia. “Karena daging berasal dari makhluk hidup, maka yang menjadi permalasahan saat ini bagaimana proses penyediaan daging kepada konsumen sesuai dengan konsep asuh yakni, aman, sehat, utuh, dan halal. Salah satunya dalam hal penyembelihan hewan tersebut,”ujarnya. Dijelaskan, aman berarti tidak mengandung bibit penyakit, sehat berarti mengandung zat-zat yang berguna bagi kesehatan dan pertumbuhan tubuh, utuh bisa diartikan tidak dicampur dengan bagian lain dari hewan tersebut atau bagian lain diluar keterangan produk dan halal berarti perolehan hasil produksi daging sesuai dengan Syariat Islam. Menurut Wabup, Dalam konteks Syariat Islam, penyembelihan harus mengandung tiga aspek yang harus dipenuhi yakni aspek hewan yang akan disembelih, aspek orang yang akan menyembelih dan aspek proses, yakni penyembelihan. “Penyembelihan hewan jangan dianggap sebagai sesuatu yang sepele. sebab, penyembelihan hewan mempunyai dimensi yang luas yang erat kaitannya dengan masalah agama dan kesehatan. Apalagi, sebagai negara mayoritas muslim, pemerintah juga mempunyai kewajiban untuk melindungi konsumen dari produk-produk yang tidak halal,”terangnya. Sementara Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sumenep, melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Ir. Ach. Kamarul Alam, M.Si menjelaskan, peserta Worshop sebanyak 40 orang, terdiri dari perwakilan Rumah Potong Hewan (RPH) seperti di Kecamatan Kota Sumenep, Manding, Talango dan sebagainya dengan penyaji dari Dinas Peternakan Propinsi Jawa Timur, dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumenep. “Workshop penyembelihan hewan ini merupakan upaya memberikan pemahaman secara utuh kepada pihak-pihak yang terlibat langsung dalam produksi daging, khususnya dalam hal penyembelihan hewan,”ungkapnya. ( Ren, Esha )