News Room, Kamis ( 15/12 ) Dinas Perhubugan Kabupaten Sumenep menyiapkan kapal pengganti sebagai antisipasi kekosangan transportasi laut, setelah berakhirnya kontrak kapal perintis pada tanggal 31 Desember 2010. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sumenep, Drs. H. R. Achmad Aminullah, M.Si mengatakan, pihaknya memang menyiapkan kapal pengganti sementara, untuk melayani rute ke kepulauan, apabila kapal perintis belum bisa beroperasi akibat proses penetapan kontrak kapal perintis tahun 2011 tidak bisa selesai awal tahun. Pihaknya berencana memanfaatkan kapal milik PT. Sumekar Line, yakni Dharma Bhakti Sumekar (DBS) I untuk melayani masyarakat kepulauan, terutama menuju ke kepulauan Masalembu. Rencananya, pengeoperasian kapal DBS I itu melayani masyarakat ke pulau Masalembu, hanya 1 hingga 2 kali saja. ”Yang jelas, untuk pengoperasian kapal DBS I itu melayani rute ke kepulauan, utamanya kepulauan Masalembu, kami harus mempertimbangkan keselamatan penumpang tentang cuaca dilaut. Kalau Adpel tidak mengijinkan DBS I berangkat ke Masalembu, tentunya kami tidak berangkat, sebab biasanya Adpel melarang kapal beroperasi pada bulan Januari, lantaran ombak besar yang disertai angin kencang,”tegasnya. H. Achmad Aminullah menyatakan, untuk teknis penggunaan kapal DBS I sebagai kapal pengganti sementara, masih dilakukan koordinasi tindak lanjut dengan PT. Sumeker Line, apakah sistemnya sewa atau berbentuk subsidi. ”Jadi, bagaimana tekniknya DBS I untuk kapal pengganti sementara, kami akan membericarakannya di kemudian hari dengan PT. Sumekar Line,”ungkapnya. Namun yang jelas, pihaknya berharap penetapan kontrak baru kapal perintis bisa dilaksanakan secepatnya, sehingga pada awal tahun, kapal perintis bisa beropersai kembali. ( Yasik, Esha )