News Room, Selasa ( 19/02 ) Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, akan segera melakukan sosialisasi kurikulum 2013, terhadap 3 Sekolah Menengah Atas (SMA), menjadi penyelenggara bagi guru-guru SMA di Sumenep. Ketiga sekolah tersebut, yakni SMA Negeri 1 Sumenep, SMA Negeri 1 Kalianget, dan SMA Negeri 1 Bluto. Kepala Dinas Pendidikan Sumenep, H. Ahmad Masuni, SE, MM menjelaskan, sekolah yang akan dijadikan sebagai penyelenggara hanya menyediakan tempat saja. Nantinya guru-guru SMA lain akan bergabung ke salah satu dari tiga SMA tersebut. "Ini awal sosialisasi kurikulum 2013. Jadi, kami sengaja pilih 3 SMA sebagai penyelenggara,"kata Masuni, Selasa (19/02). H. Masuni mengungkapkan, untuk sementara pihaknya belum mendapat pemberitahuan tentang jadwal pelaksanaan sosialisasi kurikulum baru tersebut. "Informasinya dalam waktu dekat. Ini masih menunggu MoU dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Secara nasional, ada sekitar 500.000 guru yang akan dilatih untuk persiapan penerapan kurikulum 2013,"terangnya. Sedangkan untuk sosialisasi kurikulum 2013 bagi guru SMP dan SD, kata H. Masuni, masih menunggu petunjuk dari pusat. "Pemberlakukan kurikulum 2013 tersebut akan dilakukan sercara bertahap. Untuk saat ini, baru tingkat SMA saja yang sudah ditunjuk sekolah penyelenggaranya. Nanti tim dari Jakarta akan turun langsung ke daerah-daerah, memberikan sosialisasi kurikulum baru ini,"terangnya. Pemberlakuan kurikulum 2013, di tingkat SD akan dimulai bagi siswa kelas 1 hingga kelas 4. Untuk SMP bagi siswa kelas 7, dan untuk SMA bagi siswa kelas 10. "Ada beberapa perbedaan mendasar antara kurikulum 2013 dengan kurikulum sebelumnya. Diantaranya metode pembelajaran yang digunakan menggunakan nalar yang lebih cepat,"ungkapnya. ( Nita, Esha )