Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 16-10-2004
  • 934 Kali

DINAS PENDIDIKAN AKAN TERAPKAN KURIKULUM MUATAN LOKAL

Sumenep-Infokom News Room : Akibat makin meresahkannya prilaku siswa belakangan ini, akhirnya Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep mengambil kebijakan dalam kurikulum budi pekerti. Langkah ini akan diterapkan dalam dunia muatan lokal pendidikan. Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, H. Moh. Rais, S.Pd, M.Si mengakui, penerapan kurikulum muatan lokal yang diarahkan pada budi pekerti ini untuk mengantisipasi tantangan yang akan dihadapi dunia pendidikan, terkait sikap prilaku anak didik yang sangat menghawatirkan. Oleh karena itu, tegas Moh. Rais, penerapan kurikulum itu sejatinya menguntungkan bagi tenaga pendidik, sebab akan mempermudah mereka dalam menanamkan nilai budi pekerti yang diambil dari budaya daerah. ”Sehingga guru akan lebih terarah dalam kegiatan di sekolah dan membantu meraka untuk penanaman budi pekerti dari budaya daerah”, katanya. Disinggung penerapan kurikulum muatan lokal tersebut akan menyebabkan penambahan waktu, Moh. Rais menjelaskan, sejatinya keberadaan kurikulum muatan lokal tidak terjadi penambahan waktu, sebab kurikulum muatan lokal akan diselipkan dalam 6 jam mata pelajaran yang telah ditetapkan Pemerintah Pusat, sehingga dalam Kurikulum Berbasis Kompetensi itu tidak terjadi penambahan waktu pelajaran. ”Sesuai dengan KBK masih ada 6 jam mata pelajar sehingga dalam 6 jam itu dapat digunakan untuk kurikulum muatan lokal”, kata Moh Rais. Ditegaskan pula Kurikulum Muatan Lokal yang merupakan kebijakan Dewan Pendidikan Sumenep itu, lebih diprioritaskan pada tahap praktek dari pada teori. Bahkan pelaksananya diharapkan tahun 2005 besok sudah dimulai. ( Yasik, Esha )