Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 18-06-2008
  • 540 Kali

Dinas P Dan K Propinsi Jatim Akan Bentuk Pos PAUD

News Room, Rabu ( 18/06 ) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) perlu terus dikembangkan di masing-masing daerah, sebab keberadaan PAUD selama ini sudah mulai nampak dan berkembang pesat hingga ke tingkat Kecamatan dan Desa. Bahkan, untuk lebih memberikan ruang akses yang lebih luas terhadap perkembangan PAUD, Dinas Pendidikan Propinsi Jatim akan membentuk POS PAUD di masing-masing Kabupaten/Kota di Jatim. Hal tersebut disampaikan Kasie PAUD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Jawa Timur, Drs. Totok Ismanto saat hadir pada kegiatan serangkaian lomba tingkat anak pra sekolah dan Play Group se Kabupaten Sumenep dalam rangka Hari Anak Nasional (HAN) 2008 di halaman Depan PAUD Sumekar Desa Pangarangan Kecamatan Kota Sumenep, Rabu (18/06). Menurut Totok, pendidikan bagi anak usia dini ini penting untuk selalu disosialisasikan kepada masyarakat, karena selama ini masyarakat terkadang belum paham, apa sebenarnya PAUD itu, sebab yang lebih diketahui selama ini pendidikan anak, yakni hanya TK dan RA. Padahal, keberadaan play group dan taman bermain anak pra sekolah sangat baik untuk perkembangan anak dalam mempersiapkan diri masuk ke sekolah anak berikutnya. Karena itu, Totok berharap bagi para pengelola maupun pembina PAUD di Sumenep hendaknya dapat meningkatkan mutu dan kwalitasnya dalam memberikan pembinaan kepada anak-anak, sehingga fungsi PAUD sendiri dapat benar-benar dirasakan masyarakat. Sementara menurut Ketua Panitia Lomba, Nurul Hasanah, S.Pd menjelaskan, dalam rangka kegiatan lomba bagi anak selalu dilakukan kegiatan lomba yang baru, seperti lomba Tartil Al-Qur’an dan Fashion yang rupanya menarik cukup banyak peserta hingga mencapai sekitar 150 lebih peserta dan 40 lembaga PAUD dari 48 lembaga yang ada di Sumenep. Dari 8 lomba tersebut dipilih Juara I, II, dan III dengan mendapatkan piala dan penghargaan. Sedangkan lomba lainnya, yakni lomba nyanyi perorangan dan kur, menggambar gabus, mewarnai, senam anak, serta tari tradisional Madura. Kegiatan tersebut dilaksanakan hasil kerjasama Pendidikan Luar Sekolah (PLS), Ikatan Penilik Indonesia (IPI) dan Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (Himpaudi) Sumenep. ( Ren, Esha )