News Room, Senin ( 25/04 ) Perhatian Pemerintah Kabupaten Sumenep terhadap peningkatan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sumenep terus dilakukan. Selain memberikan berbagai pelatihan keterampilan bagi pelaku UMKM di Sumenep, Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sumenep berencana membentuk kampung UKM.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sumenep, Imam Trisnohadi, SH. M.Si kepada News Room, Senin (25/04) mengungkapkan, rencana untuk membentuk kampung UKM merupakan salah satu upaya Pemkab Sumenep menfasilitasi UKM agar bisa berkumpul di satu tempat, sehingga keberadaan UKM yang ada akan lebih mudah dikenal dan dicari para pembeli.
“Ini merupakan salah satu program tindak lanjut dari beberapa pelatihan utamanya setelah adanya pelatihan komputer beberapa hari lalu,”ungkapnya.
Dikatakan, dengan membentuk kampung-kampung UKM tentunya perlu adanya fasilitas yang memadai. Karena itu, pihaknya juga akan memberikan bantuan berupa 2 unit komputer, 2 unit meja, 2 unit kursi dan kamera digital kepada setiap kampung UKM, yang sudah dilakukan pelatihan komputer.
Menurutnya, dengan fasilitas yang ada para pelaku UMKM di Bumi Sumekar dapat memasarkan produknya secara global, sehingga produk UMKM di Sumenep dapat diketahui oleh masyarakat di dunia. Hanya saja, UMKM tetap harus melakukan peningkatan baik dari sisi kemasan, harga dan penjualannya.
“Sebab berlakunya MEA tentu produk-produk Indonesia khususnya Kabupaten Sumenep harus bersaing dengan produk dari luar negeri,”pungkasnya. ( Ren, Esha )