Sumenep-Infokom News Room : Untuk kali kedua selama bulan puasa Ramadhan ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep melalui Tim Koordinasi Pembinaan dan Pengawasan Makanan Olahan (TKP2MO) melakukan inspeksi mendadak (sidak). Langkah antisipatif terhadap beredarnya makanan dan minuman (mamin) kadaluarsa tersebut dilakukan di 100 toko yang tersebar di Kecamatan Kota. Hasilnya, 17 mamin positif kadaluarsa Sidak digelar serentak secara bergiliran oleh TKP2MO yang dibagi dalam 10 tim kecil sejak pukul 09.00 WIB hingga 14.30 WIB. Setelah di inventarisasi, ternyata ditemukan 17 mamin psitif kadaluarsa. “Ada penurunan jumlah mamin kadaluwarsa yang kita temukan�, terang Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, dr. Sinta W. Oetomo melalui Koordinator TKP2MO, Nur Hayatus. Nur Hayatus menduga ada dampak positif pada 11 Oktober 2005, sehingga, ada kesadaran dari para pemilik toko dengan tidak memajang sekaligus tidak menjual mamin yang sudah kadaluwarsa. “Sidak ini memang bertujuan seperti itu,� tegasnya. ( JP, Esha )