Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 17-04-2009
  • 459 Kali

Dinas Kesehatan Sumenep Belum Lakukan Operasi Pasar

News Room, Jum’at ( 17/04 ) Dinas Kesehatan belum bisa menindak lanjuti temuan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), guna melakukan operasi pasar terhadap sejumlah dendeng dan abon yang mengandung daging babi. Kabid Farmasi dan Promosi Kesehatan Dinas Kesehatan Sumenep, dr Khusnul Arif mengatakan, pihaknya memang telah mengetahui dari mass media, bahwa BPOM menemukan 5 macam dendeng dan abon yang menggunakan DNA babi yang beredar dipasaran. Meski telah bertiup kabar beredar dendeng dan abon menggunakan daging babi, pihaknya saat ini tidak bisa melakukan opersai pasar, alasannya harus menunggu petunjuk resmi dari BPOM dan Dinas Kesehatan Jawa Timur. ’’Kita bersama Tim Pemerintah Kabupaten Sumenep baru akan bertindak prefentif melakukan sidak dan operasi pasar kalau sudah menerima surat resmi, baik dari BPOM dan Dinas Kesehatan Surabaya,”tegasnya. Menyoal adanya laporan dari masyarakat, tentang adanya dendeng dan abon mengandung daging babi, Khusnul Arif menyatakan, pihaknya sampai detik ini tidak menerima laporan tentang temuan masyarakat terhadap dengdeng dan abon tersebut, namun yang pasti jika ada laporan dengan bukti otentik, pihaknya akan melakukan sidak dan operasi pasar. Sementara itu, BPOM menemukan dendeng dan abon yang mengandung daging babi, diantaranya, dendeng cap Kepala Sapi, abon dan dendeng sapi cap 5, abon dan dendeng cap sapi asli cap ACC, dendang sapi istimewah, merk Def Gergy lezat dan dendeng sapi istimewah cap 999. ( Yasik, Esha )