News Room, Kamis ( 19/02 ) Penyebaran penyakit malaria di Desa Sapeken Kecamatan Sapeken mulai mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Sumenep. Melalui Dinas Kesehatan mulai pekan depan melakukan pengobatan dan pembasmian sarang malaria. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, dr. S. Susianto mengatakan, untuk mencegah makin meluasnya penderita penyakit malaria, pihaknya bersama warga memberikan pengobatan gratis dan melakukan penyemprotan bagi 2.049 rumah penduduk, termasuk penyemprotan lokasi kubangan air yang menjadi pusat nyamuk malaria di bekas pengerukan tanah oleh masyarakat setempat. Meski sudah melakukan antisipasi pencegahan, namun pihaknya tetap akan memperketat pengawasan bagi masyarakat, sebab daerah tersebut merupakan tempat bersandarnya kapal dari luar daerah. â€ÂKita tetap mengawasi penyebaran penyakit tersebut, mengingat Desa Sapeken banyak orang pendatang yang singgah disana, misalnya dari Kalimantan. Ini yang kita perhatikan, khawatir orang dari itu luar juga membawa penyakit malaria,â€Âtegasnya. dr. Susianto menyatakan, pihaknya hingga detik ini masih terus melakukan pemeriksaan bagi masyarakat, sehingga tidak bisa memastikan jumlah masyarakat yang positif menderita penyakit malaria. Namun yang jelas, sebagai antisipasi penyebaran penyakit malaria, pihaknya sudah menyediakan obat-obatan dan bahan penyemprotan di Puskasmas Sapeken. ( Yasik, Esha )