Media Center, Jumat ( 25/05 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklatpim), agar menghasilkan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berkualitas, kompeten dan bertanggungjawab, guna melaksanakan tugas-tugasnya sebagai pelayan masyarakat.
“Berkembangnya dinamika kehidupan masyarakat saat ini, aparatur pemerintah dituntut lebih tanggap, kreatif dan inovatif. ASN tidak hanya bekerja menunggu perintah dan bekerja rutinitas semata, melainkan juga terus melakukan transformasi perubahan ke arah yang lebih baik,” kata Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Drs. R. Idris, MM pada penutupan Diklatpim Tingkat IV angkatan 168 tahun 2018, di SKD Batuan Sumenep, Jumat (25/05).
Ia menyatakan, peserta Diklatpim hendaknya mengimplementasikan ilmu dari pelaksanaan Diklat di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dengan harapan Diklatpim tahun ini ada manfaatnya, terutama kemajuan Sumenep di masa mendatang terletak di pundak dan komitmen ASN. Bahkan di era keterbukaan dan kebebasan informasi saat ini, ASN harus menjaga kualitas moral dan citra organisasi, sehingga harus menjadi panutan dan teladan bagi masyarakat.
“Kami tekankan, jangan sampai ada ASN di Kabupaten Sumenep berurusan dengan hukum, apalagi menjadi penyakit dalam masyarakat. Yang jelas, kami menunggu prestasi ASN bukan sensasinya,” imbuhnya.
Gus Idris mengungkapkan, ASN dalam melaksanakan tanggung jawabnya sebagai profesi harus berlandaskan pada nilai dasar, kode etik dan kode perilaku, menjaga komitmen, integritas moral, dan tanggung jawab pelayanan publik.
“ASN wajib memegang teguh Pancasila, setia dan mempertahankan UUD 1945, karena itu hindari ikut terlibat dalam aksi-aksi radikalisme dan terorisme, yang jelas-jelas bertentangan dengan ideologi bangsa,” pungkasnya. ( Yasik, Esha )