News Room, Rabu ( 09/01 ) Sebuah kapal motor asal Lamongan dihantam ombak setinggi 4 meter di perairan Giligenting, Kabupaten Sumenep. Akibatnya, kapal nyaris tenggelam setelah menabrak karang. Saat ini kapal berikut awak kapal terdampar dan terpaksa berlindung diperairan Tanjung, Kecamatan Saronggi. Salah satu Anak Buah Kapal (ABK), Asyikin mengungkapkan, sebelum kapal dihantam ombak besar, dirinya mencari ikan di perairan Masalembu. Setelah hasil tangkapan cukup, dirinya berusaha kembali ke Lamongan. “Belum sempat lepas dari perairan Sumenep, tiba-tiba di sekitar perairan Giligenting, datang ombak besar setinggi 4 meter yang langsung menghantam kapal kami. Meski berusaha menghindari, tapi sia-sia. Karena kapal menabrak karang dan mengalami kebocoran dibagian bawah kapal. Ditambah mesin rusak,”kata Asyikin, Rabu (09/01). Saat ini, kapal beserta nahkoda dan ABK-nya berdiam diri dengan berlindung di Pelabuhan Tanjung Saronggi, sambil menunggu cuaca membaik dan memperbaiki kapal. “Beruntung kapal kami tidak tenggelam. Hanya mesin yang rusak dan ada kebocoran dibawah. Jadi, kapal kami terpaksa ditarik empat perahu nelayan Tanjung,”terangnya. Asyikin menerangkan, jika perbaikan kapal sudah selesai dan cuaca laut kembali normal, pihaknya akan melanjutkan kembali perjalanannya ke Lamongan. “Sekarang kan cuaca laut masih buruk dan kapal dalam perbaikan. Kalau sudah selesai dan gelombang normal ya kami akan segera melanjutkan pelayaran ke Lamongan,”ungkapnya. ( Nita, Esha )