Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 06-05-2009
  • 738 Kali

Dianggap Penyakit Menular, Manusia Bersisik Diisolasi Warga

News Room, Rabu ( 06/05 ) Penyakit aneh dengan kulit bersisik hitam yang dialami Ahmad Toyyib (20), warga Desa Gadu Timur Kecamatan Ganding, dinilai penyakit menular, sehingga membuatnya diisolir dari kehidupan warga sekitar. Penyakit aneh itu dialami sejak awal tahun 2004 lalu. Saat ini, setiap hari Toyyib terkulai lemas di sebuah gubuk gedek. Tak seorang pun yang menjaganya. Hanya bapak kandungnya, Zainuddin (55) yang mengantar makanan. Tubuh Toyyib kelihatan kurus. Nanah bercampur darah terus keluar dari sisik kulitnya. Bapak kandungnya, Zainuddin mengatakan, saat gatal, dia hanya bisa merintih. Sebab, kalau disentuh kulitnya akan mengelupas dan terasa sakit luar biasa. “Kami tidak bisa berbuat apa-apa. Sebab, kalau disentuh, kulitnya akan mengelupas,”kata Zainuddin, pada wartawan di rumah gedek tempat isolasi anaknya, Desa Gadu Timur, Kecamatan Ganding, Rabu (06/05). Ia menjelaskan, semula anak pertamanya ini menderita benjolan kecil mirip bisul diseluruh tubuhnya dan terasa gatal. Dia pun dibawa ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskemas) setempat. Hasil pemeriksaan dokter saat itu dinyatakan menderita tipus. “Toyyib dirujuk ke RSD Dr. Moh. Anwar Sumenep. Selama 3 hari mendapat perawatan intensif. Namun, karena kami tidak punya biaya untuk merawat terlalu lama di rumah sakit, akhirnya dibawa pulang,”terangnya. Sejak keluar dari rumah sakit, bisul semakin banyak disekujur tubuhnya dan membesar. Hingga kulit Toyyib bersisik hitam. Pihak keluarga pun tidak bisa berbuat apa-apa, kecuali datang pada dukun, agar harapan sembuh terkabulkan. Tapi, usaha itu gagal. “Toyyib memang mempunyai keinginan besar untuk sembuh dan berharap ada orang lain yang peduli,”ujarnya. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, dr. S. Susianto, M.Si mengatakan, belum mengetahui jenis penyakit yang diderita Toyyib. Sebab, kasus ini baru pertama kali ditemukan di Sumenep “Makanya kami minta kepada tenaga medis Puskesmas Ganding supaya menemui pasien terlebih dahulu. Setelah diketahui jenis penyakitnya akan kita bantu,”kata dr. Susianto pada wartawan di kantornya, Sumenep, Rabu (06/05). dr. Susianto memastikan, jika penyakit yang diderita Toyyib dapat disembuhkan dengan medis, tapi butuh penelitian jenis penyakitnya. ( Nita, Esha )