Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 07-08-2020
  • 769 Kali

Di Tengah Pandemi, Siswa SMPN 1 Batuputih Lakukan Inovasi PJJ Pakai HT

Media Center, Jum'at ( 07/08 ) Di tengah maraknya keluhan para orang tua siswa yang tidak bisa memenuhi kebutuhan untuk melaksanakan kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang diterapkan pemerintah sehubungan adanya Pandemi Covid-19, sejumlah sekolah melakukan inovasi untuk mencari alternatif agar siswanya tetap semangat mengikuti pembelajaran meskipun dilakukan dengan cara PJJ.

Seperti halnya yang dilakukan SMPN 1 Batuputih, untuk memenuhi kebutuhan siswa dalam melaksanakan PJJ dengan menggunakan Handy Talkie (HT). Dimana pelaksanaannya guru menggunakan sebuah HT kemudian beberapa siswa di bagi perkelompok sebanyak 10 orang dengan menggunakan 1 HT yang disepakati di rumah salah seorang siswa.

Kepala SMPN 1 Batuputih, Abd. Kifli, M.Pd, mengungkapkan, di saat pandemi para orang tua mengalami dampak khususnya persoalan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan anaknya ketika harus membeli HP Android termasuk persoalan biaya paket internet yang tidak murah bagi mereka yang ekonominya lemah. Sehingga pihaknya bersama guru mencari solusi yang terbaik bagi pelaksanaan pendidikan di sekolahnya.

"Jadi sekolah mencari solusi agar anak-anak tetap terlayani dengan baik dalam melaksanakan PJJ meskipun tidak harus ada dana, mengingat kondisi riil di lapangan yang tidak bisa dipaksakan," ungkap Kifli, Jum'at (07/08/2020).

Menurutnya, meskipun misalnya siswa memiliki HP android tidak menjamin mereka bisa melakukannya dengan kontinyu setiap harinya, karena terkadang paket data internet menjadi kendala bagi para orang tua khususnya yang berkategori pra sejahtera.

Jadi, para guru perlu memiliki pemikiran bijak untuk menyikapi kondisi peristiwa makro saat ini dengan melakun inovasi melaksanakan PJJ di tengah himpitan ekonomi orang tua. Pihaknya sangat berharap pandemi ini segera berakhir agar kegiatan pembelajaran di sekolah kembali normal.

"Semoga keadaan seperti saat ini segera berakhir, agar pelaksanaan pendidikan berjalan sebagaimana biasa, yakni tetap bisa interaksi antara siswa dan guru," pungkas pria yang hobi diving ini. ( Ren, Fer )