Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 19-11-2010
  • 510 Kali

Desak Segera Wujudkan Solusi Kebutuhan BBM Di Kepulauan

News Room, Jum’at ( 19/11 ) Untuk mewujudkan ketersediaan kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM), khususnya di Kepualauan Kangean dan Masalembu, yang selama ini sudah menjadi pembahasan ditingkat Legislatif maupun Eksekutif, hendaknya segera dilakukan langkah-langkah dan terobosan dalam melaksanakan hasil rekomendasi yang dilakukan bersama di Komisi B DPRD Sumenep beberapa waktu lalu. Hal tersebut diungkapkan anggota Komisi B DPRD Sumenep, Darul Hasyim. Menurutnya saat ini sudah hampir 1 bulan rekomendasi yang dikeluarkan komisinya setelah melalui dengar pendapat bersama antara Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Camat serta para pengusaha APMS di 2 Kepulauan tersebut. “Seharusnya pihak Eksekutif sudah melakukan langkah-langkah terkait rekomendasi itu, yakni setelah melakukan evaluasi dan service standart yang dilakukan APMS selama ini, dalam menyediakan distribusi BBM di kepulauan itu,”ujar politisi PDIP asal Masalembu ini. Sebab, jika hal itu tetap dibiarkan, akan terus berpengaruh pada aktifitas perekonomian, khususnya di kepulauan Kangean dan Masalembu. Apalagi, selama ini persoalan mahalnya harga BBM di kepulauan sudah tidak menjadi permasalahan serius lagi. Namun, kelangkaan BBM itu yang menjadi masalah besar yang segera harus disikapi. Darul juga berharap, apabila solusi serta kebijakan yang harus dilakukan eksekutif, saat ini masih belum bisa dilaksanakan. Sebaiknya, segera melakukan dengar pendapat kembali bersama legislatif serta pihak-pihak yang berkompeten dalam menyelesaikan persoalan tersebut. “Apabila, memang belum ada tindak lanjut dari hasil rekomendasi sebelumnya, mari kita dengar pendapat lagi, untuk dapatnya melakukan lebih dari sekedar mengeluarkan rekom lagi,”pungkasnya. Sementara Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Drs. H. Suprayugi, M.Si menjelaksan, dari hasil evaluasi, distribusi BBM di kepulauan Kangean dan Masalembu memang terjadi kelangkaan, yang ternyata diakibatkan kebutuhan tidak sebanding dengan pasokan BBM dari pengusaha APMS. “Karena itu, kami memberikan kesempatan bagi pengusaha diluar APMS untuk memasok ke pulau Kangean dan Masalembu, untuk mengatasi kelangkaan BBM di kepulauan itu,”ujarnya. ( Ren, Esha )