News Room, Senin ( 25/08 ) Setelah terpilih sebagai Juara Harapan II Lomba Siskamling Tingkat Polda Jatim tahun 2008, dalam rangka Hari Bhayangkara ke 62. Saat ini Desa Batuputih Laok mulai berbenah, agar kejuaraan yang diraih itu tidak hanya menjadi simbol belaka. Hal tersebut diungkapkan Kepala Desa Batuputih Laok, Sucipto ketika ditemui News Room di rumahnya, Minggu (24/08) kemarin. Menurutnya, penghargaan yang diserahkan di Polwil Madura, tepatnya di Kabupaten Pamekasan bersamaan dengan Hari Bhayangkara bulan Juli lalu itu, diharapkan akan semakin meningkatkan peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungannya. Sebab diakui suami Tamamiyah ini, penghargaan itu tidak akan ada apa-apanya tanpa dukungan semua masyarakat. Sebab, masalah keamanan, ketertiban dan kenyamanan masyarakat itu harus dari kesadaran masyarakat sendiri. â€ÂSaya hanya memberikan gagasan, rupanya mereka menerima dan melaksanakan dengan lapang dada,â€Âungkapnya merendah. â€ÂDengan penghargaan ini tidak hanya sekedar kebanggaan bagi Desa, tapi malah menjadi tantangan, agar Desa ini lebih mengintensifkan keamanan lingkungan yang selama ini sudah tertata dengan baik di masyarakat,â€Âujar bapak 3 puteri ini sumringah. Bicara soal keamanan lingkungan, Kades yang pernah mewakili Kabupaten Sumenep pada kegiatan Kadarkum Tingkat Jatim 2007 lalu ini, mengaku akan terus menambah Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) di Desanya. Diharapkan semua RT memiliki Poskamling, utamanya di semua sudut lingkungan yang rawan kejahatan. Hal itu agar daerah-daerah rawan yang seringkali menjadi jalur persembunyian para pelaku kejahatan dari Desa lain, juga aman dilewati oleh masyarakat setempat dan masyarakat umum, sehingga akan tercipta kedamaian di semua lini. â€ÂKedamaian adalah impian semua orang, karena itu kedamaian harus diciptakan mulai dari rumah tangga, lingkungan dan di masyarakat,â€Âujarnya. Menjaga keamanan lingkungan merupakan tangung jawab seluruh masyarakat. Dan itu menurut Sucipto, merupakan bentuk perjuangan kepada tanah air. Sebab, berjuang bukan hanya dilakukan oleh para pejuang kemerdekaan tempo dulu. Namun saat ini menciptakan ketertiban, keamanan dan kedamaian adalah bentuk perjuangan, sehingga dengan kondisi seperti itu, keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang merupakan warisan para pejuang terdahulu akan tetap terjaga sepanjang hayat dikandung badan. (Ren,Esha