News Room, Sabtu ( 24/04 ) Deputi Menteri Sekretaris Negara Bidang Hubungan Kelembagaan, Sumarwoto bersama rombongan, Sabtu (24/04) melihat langsung pembuatan Kapal Spirit Mojopahit di Pantai Slopeng Kecamatan Dasuk. Ditemui disela-sela kegiatannya Sumarwoto mengatakan, kedatangnya ke kelokasi pembuatan Kapal Spirit Mojopahit, guna mengetahuai proses dan perkembangan pembuatannya. Pihaknya sangat senang setelah melihat hasil pembuatan kapal yang dilakukan pengrajin perahu Kabupaten Sumenep, sebab pekerjaannya yang dilaksanakan selama 1 bulan itu, badan Kapal Spirit Mojopahit sudah terbentuk. â€ÂKami bangga dan tidak menyangka dengan pekerjaan selama sekitar 1 bulan, badan kapal sudah terbetuk dan hasilnya juga bagus,â€Âtegasnya. Sumarwoto menyatakan, penyelesaian pembuatan Kapal Spirit Mojopahit dijadwalkan pada akhir bulan Mei 2010, dan awal bulan Juni 2010 diberangkatkan ke Jakarta yang selanjutnya dilepas Presiden RI untuk berlayar mengelilingi sejumlah negara. Ditempat yang sama, anggota Asosiasi Jepang Mojopahit, Mr. Takajo Yoshiaki mengungkapkan, pejalanan napak tilas Kapal Spirit Mojopahit akan membawa misi untuk memperkenalkan budaya Indoensia ke luar negeri. Kapal Spirit Mojopahit dijadwalkan berlayar mengunjungi 8 negara di Asia Tenggara dan Asia Timur, yakni Brunei Darussalam, Philipina, Jepang, China, Vietnam, Singapura, Bangkok dan Kamboja. â€ÂKapal Spirit Mojopahit untuk berlayar menuju 8 negara tersebut membutuhkan waktu selama 7 bulan,â€Âungkapnya. Pembuatan Kapal Spirit Mojopahit yang berukuran panjang 20 meter, lebar 4 meter, dan tinggi 2,5 meter itu dikerjakan sejak tanggal 22 Maret 2010, dengan melibatkan sebanyak 15 orang pengrajin. Sementara itu, kunjungan Deputi Menteri Sekretaris Negara Bidang Hubungan Kelembagaan di Kabupaten Sumenep bersama rombongan, yang terdiri dari Kepala Biro Hubungan Kelembangaan Daerah Sekretariat Negara, Susyati Asmaningsih, Wakil Rektor Universitas Dharma Persada, Moh. Jusuf Ismail, dan Asosiasi Jepang Mojopahit, Mr. Takajo Yoshiaki. ( Yasik, Esha )