Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 04-11-2006
  • 821 Kali

DEPAG KEMBALIKAN SISA UANG PONDOKAN

Sumenep-Kominfo News Room : Tahun ini, Departemen Agama (Depag) menerapkan sistem proporsional dalam menentukan pondokan bagi jamaah haji selama di tanah suci, karena harga sewa yang tidak sama. Pada sistem tersebut, jamaah yang mendapatkan jatah pondokan dengan harga sewa di bawah harga standar Depag akan mendapatkan uang kembalian. Standar sewa per satu pondokan maksimal ditentukan Depag seharga 2.000 riyal atau Rp. 5 juta. Namun, Depag tidak bisa mendapatkan pondokan dengan harga seragam untuk semua jamaah haji. "Mustahil kami mencari pondokan dengan harga Rp. 5 juta untuk semua jamaah. Sebab, pondokan yang dekat dengan Masjidilharam rata-rata sudah penuh," ujar Direktur Pelayanan Ibadah Haji dan Umrah Depag, Zakaria Anshar ketika diwawancarai di ruang kerjanya kemarin. Akibatnya, ada beberapa jamaah yang terpaksa mendapatkan pondokan jauh dari Masjidil Haram. Tetapi, pejabat asal Gresik tersebut meyakinkan agar para jamaah haji tidak risau atas jauhnya jarak tersebut. "Kami sudah menyediakan akomodasi berupa bus yang bisa membawa mereka sampai ke Masjidilharam. Yang terpenting, mereka juga bisa mendapatkan uang kembalian untuk sewa pondokan yang tidak sampai Rp. 5 juta itu," katanya. Dia menjelaskan, perbedaan harga tersebut hanya disebabkan masalah jarak. Kualitas dan fasilitas hotel serta gedung yang disewa itu sama dengan yang dekat Masjidilharam. Ada 227 gedung dan apartemen yang sudah disewa Depag untuk jamaah haji tahun ini. Gedung-gedung dan apartemen itu tersebar di sembilan wilayah. Di antaranya, Shib Amir, Hariq, Djakfariyah; Sulaemaniyah, Falaq, Syamiah; Syubaikah; Jarwal; Hafair; Misfalah; Jiatsud; dan Jiat Masofi. Ketujuh wilayah tersebut hanya berjarak 1,2 km dari Masjidilharam. Harganya sewanya Rp. 5 juta Sementara itu, 29 wilayah lainnya adalah pondokan di wilayah Bahudmah dan Mah Aziziyah (Mah Basjin). Dua wilayah tersebut merupakan daerah alternatif karena jauh dari Masjidilharam, yakni lebih dari 1,2 kilometer. Untungnya, kata Zakaria, kapasitas gedung-gedung di ketujuh wilayah pertama sudah bisa menampung 80 persen jumlah jamaah haji. Sehingga, jamaah yang terpaksa menginap di daerah Bahudmah dan Mah Aziziyah hanya sedikit. Tentang paspor dan visa, Zakaria menyebutkan, jumlah paspor yang sudah jadi dan siap dikirimkan ke daerah mencapai 194.141 buah atau 94 persen di antara jumlah total. Visa yang sudah dikirimkan ke Kedutaan Arab Saudi sebanyak 167.200 buah. ( JP, Esha )