Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 02-10-2010
  • 329 Kali

Demo Anarkis, Komisi A DPRD Minta Aparat Hukum Lebih Selektif

News Room, Sabtu ( 02/10 ) Pimpinan Komisi A DPRD Sumenep, minta aparat hukum, utamanya Polres setempat agar lebih selektif terhadap pergerakan warga dalam menyikapi sebuah persoalan, baik menyangkut kasus dugaan korupsi maupun pelaku tindak pidana kriminal. Ketua Komisi A DPRD Sumenep, H. Abrory Manan menilai, tindakan warga saat menyampaikan aspirasi dalam bentuk demontrasi di Kabupaten ini, sudah melanggar aturan. “Akhir-akhir ini, demo yang dilakukan warga sudah termasuk anarkis, mulai dari pembakaran mesin milik SPE Petroleum, hingga pembakaran sepeda motor di depan Mapolres Sumenep, serta tudingan terhadap seseorang yang terkesan dipaksakan supaya dijadikan pelaku tindak pidana. Tindakan ini semua sangat bersifat anarkis,”kata H. Abrory, pada wartawan ketika dihubungi melalui telepon genggamnya, Sabtu (02/10). H. Abrory mengungkapkan, saatnya polisi lebih selektif menyikapi tindakan warga, supaya situasi Sumenep kedepan tetap kondusif. “Kami sih anggap wajar-wajar saja demo warga tersebut, sebagai bagian dari dinamika demorkasi, dalam hal menyampaikan aspirasi. Tapi, kalau tindakannya anarkis, patut untuk diberi tindakan tegas. Karena, jelas-jelas sudah melenceng dari Peraturan Perundang-undangan,”ujarnya. Untuk itu, kata H. Abrory, pekan depan pihaknya akan mencoba duduk bersama dengan aparat hukum di wilayah Kabupaten Sumenep ini, guna membahas persoalan tersebut. “Ini sudah tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Karena, dikhawatirkan akan berdampak buruk terhadap sistem pemerintahan di Sumenep sendiri,”ungkapnya. ( Nita Esha )