News Room, Rabu ( 27/08 ) Menghargai karya anak bangsa adalah sikap hidup yang harus terus ditanamkan. Karya anak bangsa seperti film Indonesia harus terus didukung demi kemajuan bangsa ini. Penegasan tersebut disampaikan KH. Muhammad Tohir, Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Desa Kambingan Timur Kecamatan Saronggi, usai acara pemutaran Film Nasional oleh Badan Komunikasi dan Informasi Kabupaten Sumenep, Selasa malam (26/08). Lebih lanjut Kiai Tohir mengatakan, pemutaran Film Nasional oleh Bakominfo Sumenep, merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat. Selain sebagai sarana hiburan, Bakominfo tetap konsisten menyiarkan karya anak bangsa berupa film-film Indonesia. Sementara itu, Kepala Badan Komunikasi dan Informasi Kabupaten Sumenep, yang diwakili Kasubbid Media Cetak dan Elektronik, Murhasin, BA, dihadapan para santriwan-santriwati yang menonton film menghimbau tentang bahaya Narkoba dan zat adiktif lainnya. Sebab menurut Murhasin, bahaya narkoba sangat penting untuk dihindari terutama di kalangan muda. “Jangan sekali-kali mendekati, apalagi mencoba menggunakan Narkoba. Ini sangat berbahaya. Ketergantungan kepada narkoba akan menghancurkan kaum muda seperti anda sebagai bekal masa depan bangsa ini,†tegas Murhasin. Pada kegiatan pemutaran kali ini, crew Bakominfo memutar film silat nasional berjudul “Pancasonaâ€Â, dan film dokumenter berjudul “Antara Subur, Rani dan Gaduâ€Â, yang bercerita tentang perjalanan hidup tiga sahabat, yang salah satunya yaitu Gadu terjerumus ke lembah hitam narkoba. Berkat pertolongan Subur dan Rani akhirnya Gadu bisa selamat dan insyaf dari bahaya narkoba. ( Mur, Adjie )