Media Center, Selasa ( 04/12 ) Puskesmas Pamolokan Sumenep melaksanakan Deklarasi Desa Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan di Desa Pangarangan dan Kelurahan Pajagalan. Kegiatan tersebut dalam upaya mewujudkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta menjaga kesehatan lingkungan.
Kepala Puskesmas Pamolokan Sumenep, dr. Rifmi Utami, M.Kes, mengungkapkan, meskipun saat ini kepemilikan akses jamban di perkotaan sudah baik, namun masih perlu ada sosialisasi perilaku masyarakat untuk menggunakan jamban dengan sehat.
“Jadi, agar perilaku masyarakat dalam penggunaan jamban dengan sehat bisa terwujud diperlukan sosialisasi kepada masyarakat.” ungkap Rifmi, Selasa (04/12/2018).
Menurutnya, desa ODF sudah melalui beberapa tahapan diantaranya tahap identifikasi kepemilikan jamban, tahap pemicuan agar setiap rumah tangga memiliki jamban di rumah, serta tahap deklarasi ODF sebagai komitmen bersama bahwa desa atau kelurahan itu sudah melakukan buang air bersih dengan sehat.
Karena itu Rifmi berharap, melalui Deklarasi Desa Open Defecation Free atau Stop Buang Air Besar Sembarangan di Desa Pangarangan dan Kelurahan Pajagalan, masyarakat menggunakan jamban untuk kesehatan, serta memicu desa lainnya utamanya desa yang dialiri air sungai dan memiliki tegalan agar tidak BAB sembarangan.
“Kepemilikan jamban sangat penting bagi perilaku hidup bersih dan sehat, sebab kotoran manusia menjadi sumber penularan penyakit bahkan disinyalir menjadi penyebab kasus stunting.” tandasnya. ( Ren, Fer )