Masalembu-Kominfo News Room : Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) sudah menyerang masyarakat Kecamatan Masalembu, dan hingga kini penderita DBD tersebut telah mencapai 19 orang, yang terdiri dari 16 orang berasal dari Desa Masalima, dan 3 orang dari Desa Suka Jeruk. Dari 19 orang pasien itu, 15 penderita sedang dirawat di Puskesmas Masalembu dan 10 pasien dinyatakan sembuh dan sudah diperbolehkan pulang kerumahnya masing-masing. Sedangkan 5 pasien masih dirawat inap, dan 1 orang penderita bernama Rihana (01) nyawanya tidak tertolong, karena penderita tersebut tidak sempat dirawat di Puskesmas Masalembu. Kepala UPTD Puskesmas Masalembu, dr. Achmad Bakri ketika dikonfirmasi News Room via telepon di kantornya, Senin (12/02) mengatakan, penderita DBD tersebut tersebar di Kecamatan Masalembu, namun yang paling banyak berasal dari Desa Masalima. Meski jumlah penderita DBD tergolong banyak untuk ukuran Kecamatan Masalembu, hal itu belum bisa ditetapkan sebagai kejadian luar biasa (KLB), sebab mereka yang sudah terserang penyakit tersebut, hingga kini masih dapat ditangani secara baik. Untuk menghambat penyebaran penyakit DBD yang diakibatkan oleh gigitan nyamuk aedes aegypti itu, UPTD Puskesmas Masalembu membagikan Abate kepada warga masyarakat secara gratis, dan pihak Puskesmas menganjurkan kepada warga masyarakat dan lembaga-lembaga pendidikan yang ada di Kecamatan Masalembu, agar para siswa untuk selalu memakai Autan sebelum mereka berangkat ke sekolah. dr. Achmad Bakri menjelaskan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan melakukan pengasapan (fogging) yang diberlakukan bagi rumah warga penderita DBD dan lingkungan sekitarnya. ( JuP-34, Esha )