News Room, Senin ( 15/09 ) Pelabuhan Kalianget yang berada diujung timur Kabupaten Sumenep, rupanya memiliki daya tarik tersendiri bagi warga di sekitarnya. Sebab hampir setiap remaja setempat tertarik untuk selalu jalan-jalan ke pelabuhan, meski hanya sekedar melihat keadaan saja. Bahkan meski sudah berada di luar kota ketika datang ke kampung halamannya. Selalu ingin datang melihat keadaan pelabuhan yang sudah ada sejak jaman penjajahan Belanda dulu ini, untuk sekedar refreshing. Bahkan di saat bulan Suci Ramadhan ini, mereka ingin rasanya menjalaninya saat-saat berpuasa, serasa seperti tanpa terasa berpuasa. Tidak terasa dahaga maupun lapar yang melilit perut. Meskipun itulah yang memang harus dijalani, oleh orang yang berpuasa, sehingga mencapai tingkat ketaqwaan yang hakiki. Meski demikian, banyak cara yang dilakukan oleh mereka, utamanya bagi generasi muda untuk menghilangkan sedikit rasa itu, dengan pergi ke tempat-tempat yang memang biasanya banyak didatangi orang sekedar untuk jalan-jalan. Seperti halnya yang dilakukan para kaula muda di Desa Kalianget Timur Kecamatan Kalianget. Setiap pagi dan sore hari hampir selalu ramai dikunjungi remaja setempat, meski ada juga remaja dan warga yang datang dari Desa tetangga yang hanya sekedar melihat keberadaan pelabuhan. Padahal tidak ada tontonan yang di gelar disana. Namun, sepertinya mereka senang datang ke pelabuhan â€ÂKami senang saja jalan-jalan ke pelabuhan ini hampir setiap hari, utamanya hari Minggu pagi dan sore hari, istilahnya mencari malam,â€Âujar Saiful (24) salah seorang remaja asal Desa Kalinaget Timur yang diiyakan sekitar lima temannya yang berjalan bersama ketika ditanya News Room, Minggu (14/09) ketika berdiri santai di Dermaga Kapal Ferry Pelabuhan Kalianget itu. Hal senada juga diungkapkan Syamsuri (39) Warga Desa Parsanga, hampir setiap Minggu, meskipun bukan bulan Ramadhan, seringkali jalan-jalan mengajak isteri dan anaknya ke Pelabuhan Kalianget, sekedar ingin melihat-lihat. â€ÂSepertinya ada daya tarik tersendiri yang membuat kita selalu rindu dan pengalaman masa remaja dulu juga selalu mengingatkannya untuk datang ke Pelabuhan.â€Âujar Syamsuri yang kelahiran Desa Kalianget Timur itu. ( Ren, Esha )