Sumenep-Infokom News Room : Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengembalikan 10.959 berkas pengusulan Calon Pegawai Negeri (CPNS) asal tenaga honorer. Hal itu dilakukan karena data para tenaga honorer dalam formulir pengusulan pengangkatan itu diragukan keasliannya. Menurut Menteri Pendayagunaan Aparatur Nagara (Menpan), Taufiq Effendy, 259 berkas di antaranya berasal dari tenaga honorer di instansi tingkat pusat. Sedangkan 10.700 berkas berasal dari tenaga honorer di pemerintah daerah. “Dari total 527.339 tenaga honorer yang diusulkan diangkat jadi CPNS hingga tahun 2009, ada 10.959 orang berkasnya dikembalikan, karena datanya tidak valid�, kata Taufiq dalam rapat kerja (raker) dengan Komisi II DPR RI di Jakarta kemarin. Kepala BKN, Prapto Hadi menerangkan, berkas-berkas usulan CPNS itu dikembalikan ke instansi pengusul setelah tidak lolos verifikasi yang dilakukan Panitia Seleksi Tingkat Nasional CPNS 2005 di BKN, karena kebenarannya diragukan. “Apa layak dipercaya tenaga honorer yang diusulkan diangkat CPNS yang tidak punya tanggal lahir, pendidikan terahir, dan sebagainya. Malah tanggal pengangkatan dan di mana dia tanggal pengangkatan dan dimana dia bekerja juga tidak jelas�, ungkap mantan Sekretaris Kementrian PAN itu. Taufiq mengatakan, pengembalian berkas itu dilakukan karena panitia seleksi CPNS tingkat nasional mencurigai kebenaran data tenaga honorer yang akan diangkat menjadi CPNS. Pasalnya, sejumlah Kepala Daerah (Bupati/Wali Kota) mengajukan mantan anggota tim suksesnya dalam Pilkada sebagai tenaga honorer yang diusulkan diangkat jadi CPNS. Selain itu, banyak Bupati/Wal;I Kota berkirim surat kepada Menpan untuk meminta pengurangan formasi tenaga kependidikan dan tenaga kesehatan untuk diganti menjadi formasi tenaga teknis. “Ada indikasi seleksi CPNS menjadi ajang balas budi terhadap anggota tim sukses dalam Pilkada. Karena itu, saya minta panitia seleksi mengawasi kelengkapan syarat administrasi, pendaftaran peserta seleksi, pelaksanaan ujian seleksi, pengumuman kandidat, serta pemberkasan dan pengusulan CPNS ke BKN�, kata Taufiq. Pada 11 Pebruari 2006 mendatang, Kementerian PAN akan menggelar seleksi CPNS tingkat pusat dan daerah untuk menjaring 300 ribu CPNS. Dari jumlah tersebut, 200 ribu diangkat dari tenaga honorer dan 100 ribu dari pelamar umum. ( JP, Esha )