Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 10-02-2021
  • 512 Kali

Dandim 0827 Hadiri Launching Kampung Tangguh Semeru

Media Center, Rabu ( 10/02 ) Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Nur Cholis, A.Md menghadiri Launching Kampung Tangguh Semeru, Pisang Tangguh Bhabinkamtibmas, Kampung Tangguh Narkoba, dan Kampung Demokrasi Tangguh oleh Forkopimda Kabupaten Sumenep, di Balai Desa Romben Guna Jalan Raya Dungkek Nomor 01, Desa Romben Guna Kecamatan Dungkek Kabupaten Sumenep, Rabu (10/02/2021).

Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Nur Cholis, A.Md mengatakan, Kampung Tangguh Semeru bertujuan agar masyarakat mampu menghadapi masa Pandemi ini dengan sikap dan perilaku sesuai dengan anjuran pemerintah dan diberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro dan signifikan membantu menurunkan serta menekan penyebaran Covid-19. Namun, di awal tahun bertambah lagi dan sekarang bermutasi menjadi 40 varian baru Covid-19.

Data yang terkonfirmasi Covid-19 sudah mencapai 1.685 orang dan yang meninggal 103 orang. Dipastikan tidak ada isolasi mandiri dari Puskesmas. Babinsa, Bhabinkamtibmas dan aparat desa semua bertanggung jawab atas masyarakat yang terkonfirmasi Covid-19 baik itu ringan maupun berat menurut gejalanya maka akan diisolasi di Rumah Isolasi Darurat Covid-19 (RIDC).

Dandim menambahkan, ada 3 cara untuk menghadapi masa Pandemi Covid-19 di antaranya mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak, serta menjaga imun dengan istirahat cukup dan makan makanan bergizi dan iman dengan memperbanyak ibadah dan sholat malam.

"Kabupaten Sumenep ini masuk darurat narkoba yang merupakan zona merah, karena 17.500 terdata aktif pengguna narkoba, di beberapa daerah sudah me-launching (meluncurkan) Kampung Tangguh Narkoba dan para pengguna narkoba nantinya akan kita pesantrenkan," ungkapnya.

Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Nur Cholis, A.Md mengatakan, masyarakat harus kompak dan peka apabila ada hal yang mencurigakan di desa, begitu juga kepala desa dan perangkatnya harus berperan aktif.

"Apabila di desa ada peredaran Narkoba saya minta bagi yang mengetahui harus melaporkan dan bersama-sama kita tangkap sesuai dengan aturan yang berlaku," ujarnya.

Sedangkan Kampung Demokrasi yang dimaksudkan jika ada permasalahan maka harus diselesaikan secara kekeluargaan, ayo kita bergerak dan bersama-sama menjaga dari bawah dimulai dari tingkat RT hingga ke tingkat desa. ( Pendim/Miko,Fer )