Media Center, Rabu (25/08) Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Nur Cholis, A. Md bersama Forkopimda Kabupaten Sumenep, Rabu (25/08) sore ini mengikuti dialog secara virtual melalui Video Conference bersama Panglima TNI, di halaman Ponpes Terate, Desa Pandian, Kecamatan Sumenep.
Dialog tersebut mengenai Serbuan Vaksinasi Covid-19 Serentak di seluruh ponpes yang berada di lingkup jajaran Kodam V/Brawijaya, dan ditujukan pada kalangan santri dan santriwati.
Dalam kegiatan yang digelar cukup singkat itu, Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, akselerasi vaksinasi diharapkan pada momentum peringatan kemerdekaan RI ke 76 ini, target sudah tercapai dan herd immunity (kkebalan kelompok) di wilayah Provinsi Jawa Timur sudah terbentuk.
Panglima TNI juga mengucapkan terima kasih untuk seluruh jajaran Forkopimda di daerah dan tenaga kesehatan yang berperan aktif, serta tidak mengenal waktu dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada negara, dan operasi kemanusiaan dengan melaksanakan vaksinasi.
Ucapan terima kasih tersebut didengarkan langsung oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Sumenep dan tenaga medis, yang tengah melangsungkan pelayanan vaksin di Ponpes Terate.
“Saya yakin seluruh komponen bangsa, seluruh masyarakat, mendukung program ini (vaksinasi; red), karena kita tahu semua ini bahwa Covid-19 adalah ancaman global dan bisa atasi dengan kita melaksanakan secara serentak," tutur Panglima TNI yang sedang meninjau vaksinasi di Ponpes Tebuireng Jombang.
Sementara itu, Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Nur Cholis, A. Md mengungkapkan, program tersebut dalam rangka menyukseskan Serbuan Vaksinasi yang digelar serentak, sebagaimana dicanangkan Panglima TNI.
“Kegiatan sore hari ini adalah serbuan vaksinasi serentak di jajaran Kodam V/Brawijaya dalam rangka hari Kemerdekaan RI Ke 76, dengan sasaran spesifik di pondok pesantren se Jawa Timur. Diharapkan pencapaian untuk Herd Immunity sudah terbentuk bagi para santri dan santriwati agar tidak mudah terpapar covid-19“ ujar Letkol Inf Nur Cholis, di sela-sela peninjauan.
Lebih lanjut menurut Dandim, dalam menekan penyebaran virus Covid-19, kuncinya adalah kebersamaan dari seluruh lapisan masyarakat.
"Serta memiliki kesadaran kolektif untuk melaksanakan perintah yaitu disiplin melaksanakan 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak) dan 3T (testing, tracing, treatment)," tambahnya.
(Miko, Han)