Sumenep-Infokom News Room : Dana pelayanan kesehatan dalam rangka Program Kompensasi Pengurangan Subsisi-Bahan Bakar Minyak (PKPS-BBM), untuk tahun 2005 belum turun. Demikian diungkapkan Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, dr. E. Shinta Oetomo, ketika ditemui di ruang kerjanya, Rabu (12/10). Shinta menuturkan, meskipun dana tersebut belum cair dari pusat, namun pihaknya tidak bergantung kepada dana tersebut, tapi pihaknya tetap memberikan pelayanan kepada para pasien, terutama pasien yang dinilai kurang mampu, dengan menggunakan sisa dana PKPS-BBM tahun 2004 kebelakang. Shinta menjelaskan, hal itu dilakukan karena pihaknya merasa prihatin, kesehatan para pasien akan semakin menurun, apabila pihaknya masih akan menunggu dana pelayanan kesehatan dari pusat itu dicairkan. Padahal, menurut Shinta, hingga saat ini belum ada kejelasan, kapan dana tersebut akan dikucurkan. Shinta menerangkan, mekanisme penyaluran dana pelayanan kesehatan itu direncanakan akan ditrasnsfer langsung melalui BRI kepada Puskesmas di masing-masing Kecamatan, baik daratan maupun kepulauan. Sedangkan, untuk Dinas Kesehatan sendiri, menurut Shinta, hanya sebagai pengendali dan monitoring pelaksanaan pelayanan di masing-masing Puskesmas. Ketika disinggung, berapa jumlah total anggaran untuk dana pelayanan kesehatan. dengan tegsa shinta mengatakan, tidak tau pasti. Karena, bantuan dana tersebut, merupakan bantuan pusat, yang penyalurannya tidak melalui dinas kesehatan. Bahkan, Shinta berharap, dana pelayanan kesehatan tersebut, akan segera dikucurkan dalam waktu dekat, mengingat anggaran yang digunakan semakin menipis, dan dikhawatirkan tidak cukup hingga akhir tahun 2005. ( Nita, Esha )