News Room, Kamis ( 06/08 ) Perjalanan Operasi Pasar Khusus (OPK) beras untuk masyarakat miskin (Raskin) khususnya di Kecamatan Gapura hingga saat ini tidak dijumpai kendala yang berarti, hanya penebusannya saja yang agak terlambat. Dan menurut laporan Kepala Desa, masih terjadi adanya penyusutan beras. Selain itu diharapkan agar dana operasional Tim Raskin Desa perlu mendapatkan pemikiran lebih lanjut. Demikian disampaikan Camat Gapura, Drs. H. Ahmawi, M.Si ketika melaporkan pelaksanaan pendistribusian raskin kepada Tim Monitoring Raskin Kabupaten Sumenep, Rabu (05/08) kemarin di ruang Sekretariat PKK Kecamatan Gapura. Sementara itu Ketua Tim Raskin Kabupaten Sumenep, H. Ach. Sadik, S.Sos beserta ronbongan sebelum melakukan monitoring dan evaluasi ke Desa-desa, memberikan pengarahan kepada Tim Raskin Kecamatan dan Desa se Kecamatan Gapura. Dijelaskan, tujuan diadakannya monitoring dan evaluasi ini adalah untuk membenahi sistem penyaluran yang tepat sasaran, dan administrasi yang tertib, sebab pada tahun 2010 program raskin ini masih akan terus dilakukan oleh pemerintah. H. Ach. Sadik mengatakan, program raskin itu bisa dikatakan sukses dan berlangsung lancar, jika telah memenuhi 6 T, yakni tepat sasaran, tepat waktu, tepat harga, tepat mutu, tepat administrasi, dan tepat jumlah. H. Ach. Sadik mengharapkan, jika terjadi penggantian kepemimpinan Desa, hendaknya mengadakan musyawarah Desa dan ditawarkan, apakah sasaran penerima raskin itu masih wajar, serta jangan lupa untuk dibuatkan berita acaranya. ( JuP-14, Esha )