Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 16-03-2009
  • 881 Kali

Dana Jaminan Kesmaskin Terfokus Di Dinas Kesehatan

News Room, Senin ( 16/03 ) Anggaran Jaminan Kesehatan Masyarakat Miskin (Jamkesmaskin) tahun 2009 sebesar Rp. 2 milyar, difokuskan di Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, dr. S. Susianto mengaku, bahwa anggaran Jamkesmaskin itu dijadikan satu di Dinas Kesehatan. “Peruntukannya sudah jelas, anggaran itu akan diberikan kepada Puskesmas, Bidan dan Rumah Sakit. Tapi, mekanisme administrasinya masih belum jelas, karena kami masih akan melakukan rapat terlebih dahulu,”katanya. Ia menerangkan, selain dari dianggarkan di APBD, pihaknya juga mendapat anggaran tambahan Jamkesmas dari pemerintah pusat. Sementara, Ketua Komisi D DPRD Sumenep, Drs. H. Moh. Kamalil Ersad, M.Pd menerangkan, bahwa semangat perubahan mekanisme administrasi itu untuk memberikan kemudahan saja. Perubahan mekanisme administrasi Jamkesmas tahun ini, yakni dilakukan di Dinas Kesehatan, bukan di Rumah Sakit. “Jadi, rumah sakit sudah menerima administrasi lengkap dari Dinas Kesehatan,”ujarnya. Pengalihan administrasi Jamkesmaskin ke Dinas Kesehatan ini, kata dia, untuk mempermudah masyarakat miskin mengurus jaminan kesehatan, supaya tidak terlalu berbelit-belit. “Prosesnya tetap, bagi masyarakat miskin yang sakit, bisa langsung berobat ke rumah sakit, tapi administrasinya langsung diurus di Dinas Kesehatan,” terangnya. Menurutnya, jika berkaca pada tahun kemarin, anggaran Jamkesmas sebesar Rp. 2 milyar itu terlalu mepet. “Tapi, kami sudah meminta kepada Dinas Kesehatan supaya menganggarkan pada PAK nanti,”ungkapnya menambahkan. Sedangkan Direktur Rumah Sakit Daerah (RSD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. H. Dzulkifli Mahmudz, M.Kes berharap, anggaran Jamkesmaskin dari pemerintah pusat untuk tahun ini sama seperti tahun kemarin, yakni sebesar Rp. 9 milyar. ( Nita, Esha )