Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 08-09-2013
  • 517 Kali

Daerah Kerja Di Jeddah Siap Sambut Jemaah Calon Haji

News Room, Senin ( 09/09 ) Sebanyak 12 diantara 13 embarkasi pemberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH), memulai misi penerbangan menuju Jeddah dan Madinah besok. Panitia haji di Jeddah mengonfirmasi telah mendapatkan surat idzin masuk Bandara King Abdul Azis, kemarin. Dengan kartu tersebut, mereka siap melayani kedatangan jamaah. Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Jeddah, Endang Jumlai mengatakan, pengurusan surat ijin masuk bandara menyesuaikan jadwal yang ditetapkan pihak bandara. Kartu tersebut merupakan identitas resmi yang dipakai otoritas penerbangan Arab Saudi. Nah, dengan diperolehnya kartu itu, personel PPIH (Petugas Penyelenggara Ibadah Haji) yang bertugas di Bandara Jeddah sudah siap menyambut jamaah haji Indonesia. Petugas haji Daker Jeddah telah menuntaskan persiapan teknis penyelenggaraan ibadah haji. Mulai urusan kesehatan, transportasi, hingga prasarana lainnya. Untuk tim kesehatan, misalnya, sebanyak 33 petugas disiapkan di Jeddah. “Semua tim sudah siap,”kata Endang. Tim kesehatan terdiri atas dokter umum, dokter spesialis penyakit dalam, spesialis paru, serta spesialis jantung dan pembuluh darah. Terkait dengan transportasi pengangkutan jamaah haji dari Jeddah menuju Makkah, petugas telah menjalin kerjasama dengan pihak transportasi Saudi. Dengan kerjasama itu, pelayanan transportasi jamaah haji diharapkan berjalan maksimal. Berkaca pada pengalaman tahun sebelumnya, transportasi dari Jeddah menuju Makkah untuk jamaah yang tiba awal, berjalan lancar. Pasalnya, konsidi jalan relatif masih sepi. Namun, ketika mendekati puncak ibadah haji, jalan raya yang menghubungkan Jeddah menuju Makkah sering padat. Kerawanan urusan transportasi, terjadi ketika jamaah haji memulai ibadah di Armina. Tahun lalu banyak laporan yang terkait dengan lalu lintas macet dan masa tunggu bus penjemput yang lama. Pemangkasan jumlah jamaah haji sebesar 20 persen diyakini berpengaruh pada transportasi. Kepadatan jamaah haji di Armina otomatis berkurang. Puncak ibadah haji, yakni wukuf di Padang Arafah, dijadwalkan pada 14 Oktober 2013. Sementara itu, persiapan pemberangkatan jamaah calon haji juga dikebut di tanah air. Kementerian Agama (Kemenag) akan merilis sistem baru keamanan jamaah haji. Tahun lalu Kemenag merancang sistem keamanan jamaah haji. Khususnya penggunaan uang tunai. Jamaah dianjurkan menggunakan transaksi keuangan elektronik (e-money) dari pada membawa uang tunai. ( JP, Esha )