Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 10-02-2012
  • 843 Kali

Curah Hujan Tinggi, Tanaman Terong Membusuk

News Room, Jumat ( 10/02 ) Petani terong di Desa Kasengan, Kecamatan Manding, merugi. Bahkan, mereka terpaksa harus memanen hasil tanamannya lebih awal, digerogoti penyakit, sehingga tidak bisa tumbuh besar, dan ada juga yang membusuk. Salah seorang petani terong, Moh. Hawi, warga setempat mengatakan, tanaman terong tahun ini kurang bagus, disebabkan diguyur hujan terus menerus. "Akibatnya buah terong kecil dan mengkerut. Disertai daun mengering dan layu. Makanya kami panen lebih awal,"katanya. Hawi mengungkapkan, sebenarnya saat ini bukan musim panen terong, namun karena sudah banyak yang membusuk, akhirnya diputuskan panen lebih awal. "Kami mengalami kerugian sekitar 20 persen, dibandingkan tahun kemarin,"terangnya. Sementara Koordinator Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan (Disperta) Kabupaten Sumenep, Kasmulan Danuko, menjelaskan, rusaknya tanaman terong tersebut, karena kelembaban tanah meningkat, sehingga diserang penyakit antraksme (yang disebabkan oleh jamur). "Tingkat kelembapan tanah yang cukup tinggi mengakibatkan tanaman terong mati. Jadi, rusaknya tanaman terong murni disebabkan faktor alam,"ungkapnya. ( Nita, Esha )