News Room, Sabtu (10/01) Masih buruknya cuaca di laut, yakni angin kencang disertai ombak setinggi 5 meter, menyebabkan Kapal Motor Penumpang (KMP) Dharma Bahari Sumekar (DBS) I milik PT. Sumekar Line Sumenep, Sabtu (10/01) pagi, gagal berangkat dari Dermaga Masalima, Kecamatan Masalembu, ke pelabuhan Kalianget. Kepala Kantor Wilayah Kerja (Kawilker) Pelabuhan Masalembu, Syaiful Horry mengaku terpaksa menunda pemberangkatan KMP DBS 1 ke Kalianget, karena cuaca laut dinilai kurang kondusif. “Sampai sekarang, cuaca laut kurang bagus dan kami telah meminta KMP DBS I jangan berangkat dulu, sampai cuaca nisbi kondusif untuk dilayari,â€Âkatanya melalui telepon genggamnya. Semula, KMP DBS 1 dijadwalkan berangkat dari Dermaga Masalima menuju Kalianget, pada pukul 05.00 WIB. Namun, karena cuaca laut belum bersahabat, maka KMP DBS I masih bersandar di Dermaga Masalima. Buruknya cuaca laut itu, juga mengakibatkan KMP DBS II harus tertunda pemberangkatan dari Pelabuhan Kalianget menuju Kangean. Kepala Administrator Pelabuhan (Adpel) Kalianget, Abd. Rahem, mengatakan, pemberangkatan KMP DBS II ke Kangean memang sempat mengalami penundaan. “Penundaan itu juga saran dari Kawilker Pelabuhan Masalembu untuk menunda pemberangkatan ke Kangean, sampai menungu cuaca bersahabat,â€Âterangnya. Ia menjelaskan, setelah diberi penjelasan, akhirnya nakhoda KMP DBS II menyatakan setuju, sehingga, kapal DBS II yang seharusnya berangkat pukul 18.00 WIB, Jum’at (09/01) kemarin, terpaksa menunda keberangkatannya hingga Sabtu (10/01) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. “Kapal DBS II akhirnya bisa berlayar ke kepulauan Kangean pada pukul 01.00 WIB. Kalau kondisi laut bagus, perjalanan ke Kangean akan memakan waktu selama 11 hingga 12 jam,â€Âujarnya menambahkan. ( Nita, Esha )